Close Menu
  • Utama
  • Wakil Rakyat
  • Serba Serbi
  • Ekbis
  • Kriminal
  • Viral
  • Wisata & Kuliner
  • Opini
Facebook X (Twitter) Instagram
Media Cirebon
Facebook X (Twitter) Instagram
SUBSCRIBE
  • Utama
  • Wakil Rakyat
  • Serba Serbi
  • Ekbis
  • Kriminal
  • Viral
  • Wisata & Kuliner
  • Opini
Media Cirebon
Home ยป PPKM Darurat, Belasan Jadwal Manggung Pelaku Seni Batal

PPKM Darurat, Belasan Jadwal Manggung Pelaku Seni Batal

Wednesday, 14 July 2021
Facebook Twitter Telegram WhatsApp Copy Link
Penampilan Alfa Nada sebelum pandemi Covid-19
Share
Facebook Twitter Telegram WhatsApp Copy Link

DEPOK – Nasib memprihatinkan dialami para pelaku seni organ tunggal di Kabupaten Cirebon saat masa PPKM Darurat. Mereka terpaksa menjual sejumlah barang berharga untuk bertahan hidup. Kendati mereka pun belum tahu kapan pandemi Covid-19 akan berakhir.

Seperti yang dirasakan organ tunggal Alfa Nada beralamat di Desa Waru Jaya, Kecamatan Depok. Pimpinan organ tunggal tersebut, Dul Jaya menuturkan, jadwal manggung di masa PPKM Darurat berubah total. Ada yang dibatalkan, ada pula yang diundur sampai waktu yang tidak ditentukan.

“PPKM Darurat di larang ada hiburan jadi jadwal berubah semua,” kata dia saat ditemui di rumahnya, Rabu (14/7/2021)

Dia mengaku, semula sudah ada 20 jadwal menggung. Namun, 16 dibatalkan dan sisanya diundur. Jadwal yang dibatalkan karena tidak mendapat izin dari pihak keamanan sedangkan yang diundur karena mereka masih bingung dengan kondisi pandemi.

Lihat Juga :  Warga Surapandan Inginkan Perbaikan Infrastruktur

“Kami pasrah dengan kondisi seperti ini,” ujar dia.

Untuk bertahan hidup, para pelaku seni beralih menjadi buruh harian lepas, bertani atau pekerjaan lain. Sedangkan pelaku seni murni terpaksa menjual barang berharga milikinya demi mencukupi kebutuhan sehari-hari.

“Sudah banyak beralih profesi. Kalau seniman murni untuk mencukupi kebutuhan harian ada yang menjual motor, barang elektronik dan sebagainya,” kata dia.

Dul Jaya bersama 13 anak buahnya mengaku pasrah dengan kondisi ini. Dia berharap pemerintah memperhatikan nasib mereka dan memberikan bantuan khusus untuk pelaku seni organ tunggal.

Lihat Juga :  Rapat Paripurna DPRD Setujui Tiga Raperda Jadi Perda

“Kalau memang PPKM Darurat yang terbaik kami dukung, tapi kami juga minta perhatian lebih dari pemerintah,” ujarnya.

Terpisah salah satu artis yang bernaung di Alfa Nada, Nana (25) mengungkapkan, sejak PPKM Darurat sepi job manggung. Hari-harinya diisi dengan membantu orang tua sembari berlatih lagu-lagu dangdut cerbonan terbaru.

“Paling membantu orang tua. Sisanya latihan nyanyi di rumah,” tutur dia.

Sebagai tulang punggung keluarga, dia berharap pandemi segera berakhir. Agar bisa kembali menghibur masyarakat sekaligus mencari nafkah untuk menutupi kebutuhan hidupnya. [MC-02]

Artis pantura di masa pandemi mediacirebon Organ tunggal Kabupaten Cirebon Pelaku seni organ tunggal
Share. Facebook Twitter Telegram WhatsApp Copy Link

Related Posts

Data BPS, Angka Pengangguran di Kab Cirebon Menurun

Thursday, 7 May 2026 Utama

Wawali Diudang Rapat Rotasi, Namun Berhalangan Hadir

Thursday, 7 May 2026 Utama
Terbaru
  • Data BPS, Angka Pengangguran di Kab Cirebon Menurun
  • Wawali Diudang Rapat Rotasi, Namun Berhalangan Hadir
  • Ditegur Ngebut Bonceng Tiga, Pelajar Mabok Bacok Mahasiswa
  • Warga Sutawinangun Demo Tuntut Transparansi APBDes
  • HSG Sampaikan Bantahan Secara Detail ke BK DPRD
  • GITA CITRA CITA, Pergelaran Amal untuk Menyalakan Harapan Anak Pejuang Kanker
Media Cirebon
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
© 2026 PT Media Cirebon Kreatif.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.