Close Menu
  • Utama
  • Wakil Rakyat
  • Serba Serbi
  • Ekbis
  • Kriminal
  • Viral
  • Wisata & Kuliner
  • Opini
Facebook X (Twitter) Instagram
Media Cirebon
Facebook X (Twitter) Instagram
SUBSCRIBE
  • Utama
  • Wakil Rakyat
  • Serba Serbi
  • Ekbis
  • Kriminal
  • Viral
  • Wisata & Kuliner
  • Opini
Media Cirebon
Home ยป Laskar Macan Ali, Garda Terdepan Pengawal Biksu Jalani Thudong

Laskar Macan Ali, Garda Terdepan Pengawal Biksu Jalani Thudong

Monday, 22 May 2023
Facebook Twitter Telegram WhatsApp Copy Link
Laskar Macan Ali mengawal 32 Biksu jalani ritual thudong dari Thailand sampai ke Candi Borobudur, Magelang, Jawa Tengah. (Foto/ Ist)
Share
Facebook Twitter Telegram WhatsApp Copy Link

Mediacirebon.id – Perjalanan ritual Thudong, 32 biksu asal asia tenggara dikawal ketat sejumlah pria berpakaian serba hitam. Mereka adalah organisasi masyarakat dari Cirebon yang biasa disebut Laskar Macan Ali.

Organisasi masyarakat yang lahir di tanah wali ini, mengawal dari Thailand sampai ke Candi Borobudur, Magelang, Jawa Tengah. Kondisi cuaca tak menentu, tidak menyurutkan nyali mereka untuk menggaungkan misi toleransi di Indonesia.

Panglima Tinggi Laskar Macan Ali Nuswantara Prabu Diaz menceritakan, selama mengawal 32 biksu menjalani ritual thudong. Diaz bilang, banyak suka dan duka selama pengawalan. Yang paling terasa salah satunya faktor cuaca.

Lihat Juga :  Gali Potensi, Disbudpar Kota Cirebon Gelar Seminar Pariwisata

“Cuaca ekstrim menjadi alasan, sejumlah biksu harus menghentikan perjalanan. Awalnya 52 orang namun tersisa 32 orang,” kata Diaz kepada wartawan, Senin (22/5/2023).

Masih kata Diaz, 32 biksu berangkat dari Thailand Selatan menuju perbatasan Malaysia selama 10 hari. Kemudian dilanjutkan ke Singapura selama kurang lebih 10 hari. Dari Singapura ke Indonesia melalui jalur laut ke Batam.

“Kami masih tetap semangat mengawal 32 biksu sampai ke Candi Borobudur,” ujarnya.

Total ada 100 orang Laskar Macan Ali yang mengawal para biksu sampai ke Candi Borobudur. Dari jumlah tersebut terbagi menjadi beberapa regu.

Lihat Juga :  Khawatir Longsor, Warga RW 11 Bendakerep Sukarela Pasang Bronjong

“Ada yang sampai kota tertentu namun untuk tim inti full mengawal sampai selesai,” ungkap Diaz.

Pengawalan ini, bertujuan untuk membuktikan kepada dunia bahwa Indonesia adalah negara yang memiliki nilai toleransi tinggi.

“Perjalanan biksu dari Thailand sampai ke Indonesia tepatnya di Candi Borobudur, ingin membuktikan Indonesia negara yang sangat toleran,” ungkapnya. (Why)

biksuthudong laskarmacanali
Share. Facebook Twitter Telegram WhatsApp Copy Link

Related Posts

Nikmati Keindahan Alam Cirebon di Buper Pasirparat Cipanas Cirebon

Thursday, 30 April 2026 Utama

Apita Hotel Cirebon Laporkan Karyawan Atas Dugaan Penggelapan Rp1,2 Miliar

Thursday, 30 April 2026 Utama
Terbaru
  • Nikmati Keindahan Alam Cirebon di Buper Pasirparat Cipanas Cirebon
  • Apita Hotel Cirebon Laporkan Karyawan Atas Dugaan Penggelapan Rp1,2 Miliar
  • Gaji Tak Sesuai, Karyawan Hotel Apita Cirebon Lapor ke LSM
  • Demo Dugaan Perselingkuhan, BK DPRD Pastikan Proses Tengah Berjalan
  • Demi Kemanusiaan, Kelurahan Sukapura Rawat ODGJ
  • 4 Kecamatan di Kabupaten Cirebon KLB Campak, Ini Datanya
Media Cirebon
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
© 2026 PT Media Cirebon Kreatif.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.