Mediacirebon.id – Lions Club Jakarta Jaya Sunter Agung bersama Yayasan Kasih Anak Kanker Indonesia (YKAKI) akan mengadakan pergelaran amal penuh makna bertajuk GITA CITRA CITA pada 20 Mei 2026 di The Ballroom Djakarta Theatre, Jakarta.
Pertunjukan seni, GITA CITRA CITA merupakan gerakan solidaritas untuk mengajak publik mengambil bagian dalam perjuangan anak-anak penderita kanker yang membutuhkan pendampingan, rumah singgah, akses pengobatan yang berkelanjutan, serta dukungan psikososial bagi keluarga mereka.
pergelaran ini akan menghadirkan 250 penampil lintas generasi dan profesi, mulai dari survivor kanker anak, paduan suara, musisi, tokoh masyarakat, hingga relawan kemanusiaan dalam 10 babak musikal yang merangkai kisah harapan, ketangguhan, dan gotong royong.
Ketua YKAKI, Ira Soelistyo, mengatakan bahwa kegiatan ini adalah undangan terbuka bagi masyarakat untuk ikut menjadi bagian dari harapan.
“Setiap anak berhak memiliki kesempatan untuk sembuh, tumbuh, dan meraih masa depan. Melalui GITA CITRA CITA, kami ingin mengubah kepedulian menjadi tindakan nyata. Ini bukan hanya tentang sebuah pergelaran, tetapi tentang menguatkan perjuangan anak-anak pejuang kanker dan keluarga mereka agar tidak merasa berjalan sendiri.” katanya.
Dana yang dihimpun melalui kegiatan ini akan mendukung berbagai layanan YKAKI, termasuk pendampingan bagi anak dengan kanker dan keluarganya, dukungan kebutuhan harian di rumah singgah, serta upaya memastikan anak-anak tetap memiliki harapan hidup dan kualitas hidup yang lebih baik.
Sebagai penggagas kegiatan, President Lions Club Jakarta Jaya Sunter Agung, Martha Haliman, menegaskan bahwa inisiatif ini lahir dari keyakinan bahwa kolaborasi sosial dapat menghadirkan dampak yang lebih luas.
“Lions Club percaya pelayanan terbaik adalah yang memberi harapan. Melalui GITA CITRA CITA, kami mengajak masyarakat, komunitas, dan dunia usaha untuk bersama-sama menunjukkan bahwa kepedulian bisa menjadi kekuatan besar bagi anak-anak pejuang kanker. Ketika kita bergandengan tangan, kita membantu mereka bukan hanya bertahan, tetapi terus bermimpi.” tuturnya.
Masih kata Martha, pergelaran ini digagas sebagai fundraising berbasis seni dan kolaborasi, menampilkan repertoar musik lintas genre, pembacaan puisi, orkestra, paduan suara, serta penampilan para tokoh dan musisi yang bergabung secara sukarela demi tujuan kemanusiaan.
Poppy Hayono Isman, Pencipta Karya Kreatif GITA CITRA CITA, menekankan bahwa pertunjukan ini dirancang bukan hanya untuk dinikmati, tetapi untuk menggerakkan kepedulian.
“GITA CITRA CITA lahir dari keyakinan bahwa seni mampu menyentuh ruang yang sering tidak dijangkau oleh kata-kata. Kami ingin setiap lagu, setiap babak, menjadi jembatan empati yang menghubungkan panggung dengan aksi nyata membantu anak-anak pejuang kanker.” jelasnya.
Sementara itu, Budi Widiastuti Suharto, Manajer Produksi Pergelaran, menjelaskan bahwa seluruh konsep artistik dirancang sebagai pengalaman yang menyentuh sekaligus bermakna.
“Kami merancang pergelaran ini sebagai perjalanan rasa—tentang perjuangan, harapan, dan solidaritas. Setiap elemen produksi, dari narasi, musik, hingga kolaborasi lintas generasi, disusun untuk menghadirkan pertunjukan yang indah sekaligus menggerakkan orang untuk peduli dan terlibat.”
Sejumlah nama yang akan terlibat antara lain Prof. Aru Wisaksono Sudoyo, Ario Djatmiko, Eddy Tobing, Hayono Isman, Marlinda Adam, serta berbagai kelompok paduan suara dan komunitas yang selama ini menjadi bagian dari gerakan sosial lintas sektor.
Keunikan GITA CITRA CITA terletak pada perpaduan seni pertunjukan dengan pesan kemanusiaan. Setiap babak dirancang untuk merefleksikan perjuangan, persahabatan, empati, dan optimisme—menjadikannya bukan hanya konser amal, tetapi pengalaman yang menggerakkan hati.
