Close Menu
  • Utama
  • Wakil Rakyat
  • Serba Serbi
  • Ekbis
  • Kriminal
  • Viral
  • Wisata & Kuliner
  • Opini
Facebook X (Twitter) Instagram
Media Cirebon
Facebook X (Twitter) Instagram
SUBSCRIBE
  • Utama
  • Wakil Rakyat
  • Serba Serbi
  • Ekbis
  • Kriminal
  • Viral
  • Wisata & Kuliner
  • Opini
Media Cirebon
Home ยป Cuaca Ekstrim Diduga Penyebab Burung Pipit Mati Masal

Cuaca Ekstrim Diduga Penyebab Burung Pipit Mati Masal

Thursday, 16 September 2021
Facebook Twitter Telegram WhatsApp Copy Link
Pihak dari Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, Peternakan dan Perikanan Kota Cirebon tengah melakukan uji sample bakteri. (Foto/Ist)
Share
Facebook Twitter Telegram WhatsApp Copy Link

Mediacirebon.id – Hasil PCR bangkai burung pipit yang mati di halaman parkir Balai Kota Cirebon pada Selasa lalu (14/9/2021), tidak terpapar virus Influenza. Namun untuk memastikan, sampel bakteri akan dikirim instansi di Provinsi Jabar dan pusat.

“Kami kirimkan bakteri ke Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan di Cikole, Bandung. Kemudian ke Dirjen Peternakan dan Kesehatan Hewan di Subang,” ujar Medis Veteriner DKPP Kota Cirebon dr Tri Angka, Kamis (16/9/2021).

Pihaknya menduga kematian burung pipit disebabkan faktor cuaca ekstrim di Kota Cirebon. Terlebih sebelum kejadian wilayah tersebut terjadi hujan.

Lihat Juga :  Ada Diskon Tiket KAI Hingga 60 Persen, Cek Rutenya

“Dugaan faktor cuaca, karena sebelum kejadian cuaca panas saat kejadian turun hujan,” papar dia.

Tri tidak bisa menjelaskan secara detail kematian ribuan burung pipit, namun menurut dia, pengaruh perubahan cuaca menjadi penyebab utama fenomena ini. Apalagi di Kota Cirebon baru pertama kali.

“Kami tidak bisa menjelaskan soal cuaca karena ada instansi lain. Tapi dugaan kami lebih kepada faktor cuaca,” kata dia.

Seperti di beritakan sebelumnya Burung Pipit yang biasa singgah di pohon dekat Balai Kota Cirebon mati masal. Kejadian ini diketahui oleh petugas kebersihan yang berada di tempat tersebut. [Why]

Share. Facebook Twitter Telegram WhatsApp Copy Link

Related Posts

Kritik Rel Kuno Kalibaru, Ternyata TACB Kota Cirebon sudah Kadaluarsa

Sunday, 26 April 2026 Utama

Pemprov Jabar Revitalisasi Jembatan Gantung Cempaka

Saturday, 25 April 2026 Utama
Terbaru
  • Kritik Rel Kuno Kalibaru, Ternyata TACB Kota Cirebon sudah Kadaluarsa
  • Pemprov Jabar Revitalisasi Jembatan Gantung Cempaka
  • Musim Panen, Bulog Cirebon Serap Gabah Petani 159.047 Ton
  • Drone Sprayer Mampu Semprot Lahan Pertanian Hingga 8 Hektare
  • Pemkab Cirebon Berangkatkan 441 Calon Jemaah Haji
  • Sampai April 2026 OJK Cirebon Terima 600 Aduan
Media Cirebon
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
© 2026 PT Media Cirebon Kreatif.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.