Mediacirebon.id – Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKPPP) Kota Cirebon mendapat bantuan dari Kementerian Pertanian berupa satu unit Drone semprot pertanian (sprayer drone). Alat ini memberi kemudahan petani saat peyemprot peptisida.
Kepala DKPPP Kota Cirebon, Elmi Masruroh mengatakan, sprayer drone sudah diuji coba di salah satu lahan milik kelompok tani. Hasilnya cukup efektif menyemprotkan peptisida dengan waktu singkat dan praktis.
“Sudah diuji coba dan hasilnya petani merasa terbantu dengan sprayer drone,” kata Elmi kepada wartawan, Jumat (24/4/2026)
Masih kata Elmi, sprayer drone mampu menjangkau lahan pertanian hingga 8 hektare. Alat ini juga mudah dioperasikan bagi petani. Namun yang perlu diperhatikan sebelum menyemprot pastikan daya terisi penuh.
“Jangkauannya cukup luas dan alatnya cukup mudah. Yang perlu diperhatikan kondisi cuaca dan baterai wajib di cas,” jelasnya.
Saat uji coba, penyemprotan menggunakan pestisida nabati yang ramah lingkungan. Produk tersebut merupakan pestisida organik yang tersedia secara komersial dan digunakan setelah dicampur dengan air,
Para petani menyambut positif dengan adanya sprayer drone. Penggunaan sprayer drone karena dinilai mempermudah pekerjaan sekaligus mengurangi kebutuhan tenaga kerja di lapangan.
Dalam tahap awal uji coba, penyemprotan menggunakan pestisida nabati yang ramah lingkungan. Produk tersebut merupakan pestisida organik yang tersedia secara komersial dan digunakan setelah dicampur dengan air,” ungkapnya.
Nantinya, pengelolaan drone berada di bawah Brigade Alsintan DKPPP. Seluruh kelompok tani di Kota Cirebon dapat memanfaatkan fasilitas ini dengan mengajukan permohonan sesuai prosedur peminjaman alsintan yang berlaku.
“Nantinya penggunaan drone akan didampingi operator yang telah mendapatkan pelatihan khusus,” kata Elmi. (Why)
