Close Menu
  • Utama
  • Wakil Rakyat
  • Serba Serbi
  • Ekbis
  • Kriminal
  • Viral
  • Wisata & Kuliner
  • Opini
Facebook X (Twitter) Instagram
Media Cirebon
Facebook X (Twitter) Instagram
SUBSCRIBE
  • Utama
  • Wakil Rakyat
  • Serba Serbi
  • Ekbis
  • Kriminal
  • Viral
  • Wisata & Kuliner
  • Opini
Media Cirebon
Home ยป Terjerat Rentenir, Warga Karanganom Minta Modal Usaha

Terjerat Rentenir, Warga Karanganom Minta Modal Usaha

Tuesday, 12 August 2025
Facebook Twitter Telegram WhatsApp Copy Link
anggota DPRD Kota Cirebon Fraksi Demokrat-Pembangunan, Dian Novitasari saat reses masa persidangan III tahun sidang I 2024-2025
Share
Facebook Twitter Telegram WhatsApp Copy Link

Mediacirebon.id – Warga di RW 08 Karang Anom Kelurahan Pengambiran, Kecamatan Lemahwungkuk ingin terbebas dari rentenir, atau lebih trend dengan sebutan bank emok. Warga mengaku ketergantungan bang emok lantaran tidak memiliki modal untuk usaha.

Keluhan ini salah satunya Agung Kusnadi menyampaikan kepada anggota DPRD Kota Cirebon Fraksi Demokrat-Pembangunan, Dian Novitasari saat reses masa persidangan III tahun sidang I 2024-2025.

Agung menjelaskan, bahwa sebagian besar warga di RW 08 Karang Anom, terutama kaum ibu-ibu adalah pedagang kecil. Namun sebagaimana menjadi hukum alam, persoalan pedagang selalu terbentur dengan akses permodalan.

Sialnya, disaat terbentur dengan permodalan, ibu-ibu di RW 08 Karang Anom dengan tujuh RT ini terpaksa harus berurusan dengan bank keliling.

Lihat Juga :  Binasentra Tidak Berhak Gembok Stadion Bima Kota Cirebon

“Mayoritas warga ibu-ibu disini pedagang bu, jadi permasalahannya itu modal,” ungkap Agung

Sementara itu, menanggapi keinginan warga untuk mendapatkan akses permodalan yang luas, Dian Novotasari menjelaskan bahwa, pemerintah tengah menggalakkan program Koperasi Merah Putih, dan di Kota Cirebon, koperasi kelurahan merah putih sudah terbentuk di 22 Kelurahan.

‘Ini menjadi salahsatu upaya akses permodalan yang dilakukan pemerintah, jadi hadirnya koperaai merah putih ini bisa dimanfaatkan oleh masyarakat,” ungkap Dian.

Khusus di Partai Demokrat, pengembangan UMKM ini menjadi fokus utama, sehingga program-program partai selalu mengarah kepada pemberdayaan UMKM

Lihat Juga :  Ahmad Labib Dipercaya Menjadi Ketua DKC Garda Bangsa Kabupaten Cirebon

“Kita di Partai Demokrat juga fokus ke pengembangan UMKM, jadi program partai nanti bisa kita salurkan ke RW 08 Karang Anom,” kata Dian.

Tak hanya soal permodalan, ditambahkan Dian, pada reses kemarin, ia juga mendengar aspirasi terkait dengan senderan sungai yang roboh, sehingga setiap hujan, RW ini selalu menjadi langganan banjir.

“Banyak aspirasi yang saya dengar dan saya catat. Semua akan saya bawa dan laporkan kepada pimpinan di DPRD agar bisa ditindaklanjuti dengan Pemkot Cirebon. Kita ingin yang terbaik untuk masyarakat,” imbuh Dian.

Share. Facebook Twitter Telegram WhatsApp Copy Link

Related Posts

Tuntut Gaji Layak, PPPK Paruh Waktu Lapor ke DPRD Kota Cirebon

Wednesday, 15 April 2026 Utama

Hemat Energi, ASN dan Anggota DPRD Lari Hingga Bersepeda ke Kantor

Thursday, 9 April 2026 Utama
Terbaru
  • Wakil Walikota Cirebon Pimpin Perwosi Periode 2026-2030
  • Stok Menitipis, Ratusan Kapal Nelayan Sandar di PPN Kejawanan
  • BPS dan Kadin Sinergi Sensus Ekonomi 2026 di Kota Cirebon
  • Anggaran Penginapan DPRD Kab Cirebon Mencapai Rp4,31 Miliar
  • Tuntut Gaji Layak, PPPK Paruh Waktu Lapor ke DPRD Kota Cirebon
  • Bupati Cirebon Ajak Duta Besar Bulgaria Kerja Sama Industri
Media Cirebon
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
© 2026 PT Media Cirebon Kreatif.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.