Close Menu
  • Home
  • Utama
  • Pilkada 2024
  • Kriminal
  • Serba Serbi
  • Ekbis
  • Wakil Rakyat
  • Viral
  • Opini
  • Wisata & Kuliner
Facebook X (Twitter) Instagram
Media Cirebon
Facebook X (Twitter) Instagram
SUBSCRIBE
  • Home
  • Utama
  • Pilkada 2024
  • Kriminal
  • Serba Serbi
  • Ekbis
  • Wakil Rakyat
  • Viral
  • Opini
  • Wisata & Kuliner
Media Cirebon
Home ยป Orang Tua Siswi Laporkan Tenaga Pendidik Atas Dugaan Pelecehan Seksual
Kriminal

Orang Tua Siswi Laporkan Tenaga Pendidik Atas Dugaan Pelecehan Seksual

Wednesday, 17 September 2025
Facebook Twitter Telegram WhatsApp Copy Link
Ketua KPAID Kabupaten Cirebon, Fifi Sofiyah
Share
Facebook Twitter Telegram WhatsApp Copy Link

Mediacirebon.id – Tenaga pendidik di salah satu sekolah di Kecamatan Weru, Kabupaten Cirebon diduga melakukan tindak pelecehan seksual terhadap siswa di bawah umur.

Peristiwa ini terungkap saat salah satu anak bercerita kepada orangtuanya bahwa mendapatkan tindakan tak senonoh oleh oknum tenaga pendidik.

Bukan hanya satu, sejumlah anak juga menjadi korbannya. Mereka akhirnya mendatangi kantor polisi untuk membuat laporan tindak pelecehan seksual terhadap anak di bawah umur.

“Kami sudah buat laporan dan menyampaikan kepada UPT pendidikan di Kecamatan Weru,” kata salah satu orang tua.

Lihat Juga :  Pelaku Jambret HP Saat Fun Run Ditangkap Satreskrim Polres "Ciko"

Saat ini kondisi anak tengah menjalani pemulihan psikologi akibat trauma atas kejadian yang menimpanya. “Sudah mulai bermain lagi sembari memulihkan psikologinya,” ungkapnya.

Keluarga ingin persoalan ini sampai ke ranah hukum dan pelaku diberikan sanksi berat baik berupa pemecatan maupun kurangan di penjara.

Sementara itu, Ketua KPAID Kabupaten Cirebon, Fifi Sofiyah menyampaikan, ada lima korban yang meloporkan ke Polresta Cirebon dugaan pelecehan seksual oleh oknum tenaga pendidik.

“Kami akan melakukan pendampingan terhadap para korban, karena korban miliki trauma akibat kejadian itu,” jelasnya.

Lihat Juga :  Pendamping Desa Jadi Tersangka Korupsi Pajak Desa, Negara Rugi Rp2,9 miliar

Fifi menyampaikan pihaknya akan bekerjasama dengan dinas terkait untuk memenuhi hak-hak korban. Berdasarkan informasi korban sering mendapatkan pelecehan seksual oleh gurunya.

“Rata-rata korban masih kelas 5 SD. Alhamdulillah, korban akhirnya berani bercerita kepada orang tuanya,” lanjutnya. (Aap)

Share. Facebook Twitter Telegram WhatsApp Copy Link
Previous ArticleRida dan PKB Peduli, Bantu Rehab Atlet Taekwondo di Harjamukti
Next Article Polisi Tangkap Pelaku Modus Tabrakan Diri, 1 Masih DPO

Related Posts

Cicilan Motor Nunggak, SD Nekad Rampok Minimarket di Tukmudal Cirebon

Tuesday, 16 December 2025 Kriminal

Polresta Cirebon Musnahkan Ribuan Kenalpot Brong

Thursday, 11 December 2025 Kriminal

Pakai Nopol Palsu, Polisi Ringkus Sindikat Solar Subsidi

Monday, 1 December 2025 Kriminal
Media Cirebon
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
© 2026 PT Media Cirebon Kreatif.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.