Close Menu
  • Utama
  • Wakil Rakyat
  • Serba Serbi
  • Ekbis
  • Kriminal
  • Viral
  • Wisata & Kuliner
  • Opini
Facebook X (Twitter) Instagram
Media Cirebon
Facebook X (Twitter) Instagram
SUBSCRIBE
  • Utama
  • Wakil Rakyat
  • Serba Serbi
  • Ekbis
  • Kriminal
  • Viral
  • Wisata & Kuliner
  • Opini
Media Cirebon
Home » Mengadu ke DPRD, Nasib Guru PAUD Kota Cirebon Memprihatinkan

Mengadu ke DPRD, Nasib Guru PAUD Kota Cirebon Memprihatinkan

Tuesday, 11 March 2025
Facebook Twitter Telegram WhatsApp Copy Link
Guru PAUD audensi dengan komisi III DPRD Kota Cirebon
Share
Facebook Twitter Telegram WhatsApp Copy Link

Mediacirebon.id – Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini Indonesia (HIMPAUDI) meminta perhatian lebih dari Pemerintah Kota Cirebon. Pasalnya, upah yang diterima dalam satu bulan mengajar, jauh daeri UMK.

Ketua HIMPAUDI Kota Cirebon, Nining Rukni’ah mengatakan, dalam sebulan guru PAUD menerima gaji antara Rp 100 sampai Rp 200 ribu. Jauh dari UMK Kota Cirebon sebesar Rp 2,4 juta per bulan. Padahal di tangan guru PAUD generasi emas terbentuk.

“Kerja kami untuk mencerdaskan anak bangsa tapi nasib kami jauh dari apa yang sudah diharapkan,” katanya kepada wartawan, Selasa (11/3/2025)

Selain itu pihaknya ingin status guru PAUD dapat terjamin baik dari tingkat kesejahteraan maupun kepastian hukum. Nining berharap, pemerintah daerah dapat memberikan hak yang sesuai dengan pengabdian mereka dalam mendidik anak-anak.

Lihat Juga :  Komisi II Minta PDAM Tingkatkan Pelayanan Pasca Kenaikan Tarif

“Tentunya, jika hak dasar sudah terpenuhi sepadan, kami juga akan tenang. Apalagi tugas kami mendidik generasi masa depan untuk Indonesia emas 2045,” pungkasnya

Ketua Komisi III DPRD Kota Cirebon, Yusuf mengaku prihatin atas kondisi yang terjadi pada tenaga pengajar PAUD. Apalagi insentif yang diterima jauh dari kebutuhan yang mereka keluarkan selama satu bulan.

“Dari aspirasi yang tersampaikan, mengerucut pada insentif yang diterima. Di antaranya ada yang menerima 90 ribu per guru sebulan,” katanya.

Yusuf mengungkapkan, kondisi saat ini jumlah guru PAUD di Kota Cirebon sebanyak 520 orang yang tersebar di 112 satuan pendidikan. Sehingga, Komisi III akan menekankan kepada Disdik agar pemenuhan upah untuk kesejahteraan guru PAUD dapat meningkat.

Lihat Juga :  Pimpinan Hadiri FPD Sekretariat DPRD Kota Cirebon

“Meski bergerak dari hati nurani, kami tidak bisa abai jika menyangkut kesejahteraan dan hak-hak yang semestinya diperoleh,” ujarnya.

Hal yang sama disampaikan Sekretaris Komisi III DPRD Kota Cirebon, R Endah Arisyanasakanti. Ia pun menegaskan, Komisi III berkomitmen untuk terus mengawal aspirasi dari HIMPAUDI hingga tingkat pusat.

“Kami akan mengawal terus apa yang menjadi rekomendasi maupun tuntutan HIMPAUDI. Baik di tingkat pemkot maupun ke kementerian Pendidikan,” ujarnya.

Share. Facebook Twitter Telegram WhatsApp Copy Link

Related Posts

Anggota DPRD Anton: Pengawasan Orang Tua Cegah Kenakalan Remaja

Friday, 17 April 2026 Utama

Tuntut Gaji Layak, PPPK Paruh Waktu Lapor ke DPRD Kota Cirebon

Wednesday, 15 April 2026 Utama
Terbaru
  • Jaga Keselamatan, Daop 3 Cirebon MCU Bagi Pekerja
  • Anggota DPR-RI Netty Soroti Pentingnya MBG untuk Ibu Hamil
  • SK TACB Sudah Kadaluarsa, Ini Kata Walikota Cirebon
  • Gali Tanah Buat Saluran Air, Tukang Bangunan Temukan Granat
  • Kritik Rel Kuno Kalibaru, Ternyata TACB Kota Cirebon sudah Kadaluarsa
  • Pemprov Jabar Revitalisasi Jembatan Gantung Cempaka
Media Cirebon
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
© 2026 PT Media Cirebon Kreatif.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.