Close Menu
  • Utama
  • Wakil Rakyat
  • Serba Serbi
  • Ekbis
  • Kriminal
  • Viral
  • Wisata & Kuliner
  • Opini
Facebook X (Twitter) Instagram
Media Cirebon
Facebook X (Twitter) Instagram
SUBSCRIBE
  • Utama
  • Wakil Rakyat
  • Serba Serbi
  • Ekbis
  • Kriminal
  • Viral
  • Wisata & Kuliner
  • Opini
Media Cirebon
Home » Masuk Musim Hujan, Kota Cirebon Tetapkan Siaga Bencana

Masuk Musim Hujan, Kota Cirebon Tetapkan Siaga Bencana

Tuesday, 28 October 2025
Facebook Twitter Telegram WhatsApp Copy Link
Simulasi bencana yang melibatkan BPBD, TNI, Polri dan perangkat daerah terkait di Kota Cirebon
Share
Facebook Twitter Telegram WhatsApp Copy Link

Mediacirebon.id – memasuki musim hujan, Pemerintah Kota (Pemkot) Cirebon menetapkan status siaga bencana dari bukan Oktober 2025 hingga Maret 2026. Bencana banjir dan longsong kerap menghantui warga saat musim hujan.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Cirebon, Andi Wibowo mengatakan, pemetaan wilayah rawan bencana berdasarkan pengalaman di tahun lalu. Wilayah Lemahwungkuk, Kesambi, Kejaksaan dan Pekalipan merupakan wilayah rawan banjir.

“Selain wilayahnya padat penduduk, ada juga yang mengalami banjir rob. Kami sudah petakan dan upaya yang harus dilakukan,” ujar Andi kepada wartawan, Selasa (28/10/2025)

Sementara itu, untuk potensi longsor, BPBD fokus pada wilayah Kelurahan Argasunya. Mengingat daerah tersebut kerap mengalami kejadian serupa dalam beberapa tahun terakhir.

Lihat Juga :  Dispensasi Seminggu Pedagang Pasar Tradisional di Cirebon Sesuaikan Harga

“Tanah lngsor akibat galian pasir di beberapa wilayah  Argasunya. Ini yang kami waspadai karena hampir terjadi setiap tahun,” ujarnya.

Bukan hanya itu, jalan protokol di Kota Cirebon rawan pohon tumbang meski sudah dilakukan pemangkasan oleh perangkat daerah terkait. “Pohon tumbang akibat angin termakan usia,’ Jelasnya.

Langkah mitigasi, yang dilakukan BPBD Kota Cirebon dengan melibatkan lintas perangkat daerah dan imbauan kepada masyarakat agar bersama menjaga kebersihan serta kelestarian lingkungan.

“Kami telah membentuk 12 kelurahan tangguh bencana yang diprioritaskan di wilayah rawan banjir. Mereka rutin melakukan komunikasi dan pelatihan kesiapsiagaan bencana,” kata Andi.

Lihat Juga :  CPO Dikorupsi, Minyak Goreng Langka dan Mahal

Latihan mitigasi bencana bertujuan agar warga memiliki keterampilan tanggap darurat, mampu melakukan pertolongan pertama, dan membantu evakuasi secara cepat serta tepat jika terjadi bencana.

“Ketika bencana mulai datang, warga bisa menyelematkan diri atau mencari tempat perlindungan yang aman,” tuturnya.

Bukan hanya itu BPBD sudah menginstruksikan seluruh personel menyiapkan sarana dan prasarana, sumber daya manusia (SDM), serta memperkuat kolaborasi dengan TNI, Polri, kelurahan, hingga relawan. (Why)

Share. Facebook Twitter Telegram WhatsApp Copy Link

Related Posts

Anggaran Penginapan DPRD Kab Cirebon Mencapai Rp4,31 Miliar

Wednesday, 15 April 2026 Utama

Tuntut Gaji Layak, PPPK Paruh Waktu Lapor ke DPRD Kota Cirebon

Wednesday, 15 April 2026 Utama
Terbaru
  • Anggaran Penginapan DPRD Kab Cirebon Mencapai Rp4,31 Miliar
  • Tuntut Gaji Layak, PPPK Paruh Waktu Lapor ke DPRD Kota Cirebon
  • Bupati Cirebon Ajak Duta Besar Bulgaria Kerja Sama Industri
  • Partai Garuda Siap Jadi Kontestan di Pemilu Kota Cirebon
  • Waspada Info Loker PT KAI, Ini Website Resminya
  • 3 Direksi BPR Bank Cirebon Jadi Tersangka Dugaan Korupsi, Negara Rugi Rp17 Miliar
Media Cirebon
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
© 2026 PT Media Cirebon Kreatif.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.