Close Menu
  • Utama
  • Wakil Rakyat
  • Serba Serbi
  • Ekbis
  • Kriminal
  • Viral
  • Wisata & Kuliner
  • Opini
Facebook X (Twitter) Instagram
Media Cirebon
Facebook X (Twitter) Instagram
SUBSCRIBE
  • Utama
  • Wakil Rakyat
  • Serba Serbi
  • Ekbis
  • Kriminal
  • Viral
  • Wisata & Kuliner
  • Opini
Media Cirebon
Home » DPRD Berikan Catatan Khusus Terkait RPJMD Kota Cirebon

DPRD Berikan Catatan Khusus Terkait RPJMD Kota Cirebon

Friday, 23 May 2025
Facebook Twitter Telegram WhatsApp Copy Link
Ketua DPRD Kota Cirebon, Andrie Sulistio
Share
Facebook Twitter Telegram WhatsApp Copy Link

Mediacirebon.id – Ketua DPRD Kota Cirebon, Andrie Sulistio memberikan beberapa catatan terkait Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) tahun 2025-2029.

Beberapa catatan yang disampaikan DPRD kepada pemerintah daerah di antaranya, masalah banjir dan pengerukan sungai harus terus dijalankan.

Perbaikan infrastruktur jalan, pemenuhan air bersih, penutupan tempat pembuangan sampah liar, penatakelolaan sampah rumah tangga, pemenuhan fasilitas Pendidikan yang layak dan masalah mendasar lainnya.

“Jika pemerintah belum bisa memberikan pendidikan yang layak, berati pemerintah belum hadir untuk masyarakat. Jika pemerintah belum bisa memberikan pelayanan kesehatan yang baik berarti pemerintah belum hadir untuk masyarakat,” tegas Andrie.

Ia menegaskan, dalam RPJMD lima tahun ke depan, Kota Cirebon harus bisa menyelesaikan permasalahan mendasar.

Lihat Juga :  Komisi II Soroti Realisasi Retribusi di Sektor Perikanan

Kendati demikian, DPRD mendukung upaya Walikota dan Wakil Walikota selama lima tahun ke depan. DPRD pun akan mengawal semua kebijakan secara kritis dan juga mendukung kebijakan pemerintah dalam sisi anggaran.

Andrie pun menekankan pentingnya sinergi antara visi-misi Walikota dan Wakil Walikota dengan program Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, serta visi gubernur “Jabar Istimewa”. Hal ini dinilai penting untuk memastikan pembangunan yang selaras dari pusat hingga daerah.

Ia menilai, ada beberapa masalah mendasar Kota Cirebon belum terselesaikan. Seperti, pengelolaan sampah yang dinilai belum optimal. Menurut Andrie, masih banyak TPS yang tidak dikelola dengan baik serta pembuangan sampah liar di lahan kosong.

Lihat Juga :  Ini Isi Surat Balasan Pemprov Jabar Terkait Hak Affiati

“Lahan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) diperkirakan akan habis dalam 3–5 tahun ke depan. Kita bisa mencontoh daerah lain yang sudah mengolah sampah menjadi briket bernilai ekonomi. Di Cirebon, briket seperti ini bahkan sudah dibeli oleh perusahaan,” ujarnya.

Kemudian, masalah banjir tahunan masih menjadi perhatian khusus DPRD. Ia menilai, penanganan banjir harus menjadi prioritas, mengingat dampaknya terhadap kerusakan infrastruktur, terutama jalan.

“Jika banjir tidak ditangani dengan serius, percuma kita memperbaiki jalan karena akan rusak kembali. Penyebab banjir harus diatasi dulu,” tegasnya.

Selanjutnya, DPRD mendorong peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Menurut Andrie, pembangunan membutuhkan anggaran yang kuat dan berkelanjutan, sehingga optimalisasi potensi PAD menjadi kunci.

Share. Facebook Twitter Telegram WhatsApp Copy Link

Related Posts

Tuntut Gaji Layak, PPPK Paruh Waktu Lapor ke DPRD Kota Cirebon

Wednesday, 15 April 2026 Utama

Hemat Energi, ASN dan Anggota DPRD Lari Hingga Bersepeda ke Kantor

Thursday, 9 April 2026 Utama
Terbaru
  • Wakil Walikota Cirebon Pimpin Perwosi Periode 2026-2030
  • Stok Menitipis, Ratusan Kapal Nelayan Sandar di PPN Kejawanan
  • BPS dan Kadin Sinergi Sensus Ekonomi 2026 di Kota Cirebon
  • Anggaran Penginapan DPRD Kab Cirebon Mencapai Rp4,31 Miliar
  • Tuntut Gaji Layak, PPPK Paruh Waktu Lapor ke DPRD Kota Cirebon
  • Bupati Cirebon Ajak Duta Besar Bulgaria Kerja Sama Industri
Media Cirebon
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
© 2026 PT Media Cirebon Kreatif.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.