Close Menu
  • Home
  • Utama
  • Pilkada 2024
  • Kriminal
  • Serba Serbi
  • Ekbis
  • Wakil Rakyat
  • Viral
  • Opini
  • Wisata & Kuliner
Facebook X (Twitter) Instagram
Media Cirebon
Facebook X (Twitter) Instagram
SUBSCRIBE
  • Home
  • Utama
  • Pilkada 2024
  • Kriminal
  • Serba Serbi
  • Ekbis
  • Wakil Rakyat
  • Viral
  • Opini
  • Wisata & Kuliner
Media Cirebon
Home » Disdik Gelar Festival Tunas Bahasa Ibu Pasang Giri Bahasa Sunda
Utama

Disdik Gelar Festival Tunas Bahasa Ibu Pasang Giri Bahasa Sunda

Thursday, 12 October 2023
Facebook Twitter Telegram WhatsApp Copy Link
Share
Facebook Twitter Telegram WhatsApp Copy Link

Mediacirebon.id – Sejak diimplementasikannya Kurikulum 2013, Bahasa dan Sastra Daerah telah ditetapkan sebagai mata pelajaran muatan lokal (mulok) wajib yang diajarkan pada jenjang SD dan SMP di wilayah Provinsi Jawa Barat.

Berkaitan dengan ketentuan tersebut, mata pelajaran mulok bahasa daerah (Sunda) memiliki kedudukan penting untuk memperkenalkan kearifan lokal (local wisdom) sebagai landasan etnopedagogis.

Selain itu, bahasa daerah dianggap sebagai kekayaan dalam kebhinekatunggalikaan bahasa dan budaya Nusantara yang menjadi landasan pendidikan karakter bangsa.

Pembelajaran bahasa daerah pun dianggap sebagai gerbang untuk menanamkan dan mempertajam nilai-nilai karakter bangsa, melatih kepekaan berpikir, olah rasa, olah karsa, serta sarana menyalurkan gagasan dan imajinasi secara kreativitas. Selain itu, diharapkan siswa memperoleh pengetahuan, keterampilan, dan sikap serta pengalaman apresiasi dan ekspresi bahasa dan sastra, di samping meningkatkan kecerdasan logika dan retorika.

Lihat Juga :  Kejari Kab Cirebon Klaim Capaian Gemilang Tahun 2025

Gagasan di atas selaras dengan program “Penguatan Karakter Bangsa” yang termaktub pada salah satu butir Nawacita Presiden Joko Widodo melalui Gerakan Nasional Revolusi Mental (GNRM). Komitmen Presiden tersebut kemudian ditindaklanjuti oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan untuk mengutamakan dan membudayakan pendidikan karakter di dalam dunia pendidikan. Atas dasar itulah, mata pelajaran mulok yang sarat nilai pendidikan karakter bangsa menjadi semakin penting kedudukannya.

Berdasarkan rasionalisasi di atas, sebagai wujud aplikasi dari hasil pembelajaran di sekolah, Balai Bahasa Provinsi Jawa Barat memandang perlu untuk menyelenggarakan kegiatan Festival Tunas Bahasa Ibu Bahasa, Sastra dan Aksara untuk Siswa SD dan SMP sebagai ajang evaluasi bagi para siswa yang telah mendapat pengajaran bahasa Sunda di sekolahnya masing-masing.

Lihat Juga :  Polresta Cirebon Grebek Gudang Gas Oplosan di Palimanan

Harapannya, semoga siswa SD dan SMP sebagai generasi muda khususnya di Jawa Barat dapat mencintai budaya sendiri, tetap teguh dengan jati dirinya sebagai putra Jawa Barat.

Share. Facebook Twitter Telegram WhatsApp Copy Link
Previous ArticleBelum Capai Target, Aktivasi IKD di Kota Cirebon Baru 1,7 persen
Next Article Reses Dian Novitasari, Serap Aspirasi Warga di Kec Lemahwungkuk

Related Posts

Pemkot dan KONI Mulai Persiapan PORPROV XVJabar 2026

Friday, 30 January 2026 Utama

Tahun 2025, Daop 3 Cirebon Tutup 16 Palang Pintu Ilegal

Friday, 30 January 2026 Utama

Tengah Dikaji, BUMD Barjas Akan Berdiri di Kabupaten Cirebon

Friday, 30 January 2026 Serba Serbi
Media Cirebon
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
© 2026 PT Media Cirebon Kreatif.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.