Close Menu
  • Utama
  • Wakil Rakyat
  • Serba Serbi
  • Ekbis
  • Kriminal
  • Viral
  • Wisata & Kuliner
  • Opini
Facebook X (Twitter) Instagram
Media Cirebon
Facebook X (Twitter) Instagram
SUBSCRIBE
  • Utama
  • Wakil Rakyat
  • Serba Serbi
  • Ekbis
  • Kriminal
  • Viral
  • Wisata & Kuliner
  • Opini
Media Cirebon
Home » Komisi II Dukung Pembentukan Klinik Utama Perumda Farmasi Ciremai

Komisi II Dukung Pembentukan Klinik Utama Perumda Farmasi Ciremai

Friday, 17 February 2023
Facebook Twitter Telegram WhatsApp Copy Link
Share
Facebook Twitter Telegram WhatsApp Copy Link

Mediacirebon.id – Komisi II DPRD mendukung pembentukan klinik utama yang akan dikelola Perumda Farmasi Ciremai Kota Cirebon. Rencananya klinik tersebut bakal bekerjasama dengan BPJS Kesehatan.

Hal itu diungkapkan Anggota Komisi II DPRD, dr H Doddy Aryanto MM, usai rapat kerja bersama direksi Perumda Farmasi Ciremai dan BPJS Kesehatan Kota Cirebon, di Griya Sawala gedung DPRD, Jumat (17/2/2023).

Doddy menyampaikan, pertemuan ini sejatinya bertujuan untuk membangun komunikasi antara kedua instansi tersebut. Sehingga bisa terjalin hubungan kerjasama bilamana pembentukan klinik utama Perumda Farmasi Ciremai Kota Cirebon terealisasi.

Namun demikian, kata Doddy, ternyata pada konteks diskusi tadi terdapat perbedaan cara pandang dalam memahami konsep klinik utama dan klinik pratama.

“Kami Komisi II beranggapan, klinik utama bisa di jenjang dari bawah. Tapi kalau di kacamata BPJS itu bagian berbeda. Karena klinik utama itu sebagai klinik rujukan. Jadi tidak ada kapitasi, adanya klaim inasibijis. Klaim terhadap kasus pasien yang memang dirujuk ke klinik tersebut,” jelas Doddy usai rapat.

Hasil pertemuan ini, lanjut Doddy, Perumda Farmasi Ciremai Kota Cirebon tetap akan membentuk klinik utama. Dengan demikian, maka Komisi II siap memberikan support agar rencana tersebut dapat terlaksana.

Lihat Juga :  Raker Komisi I Bahas Program Kerja BKPSDM Kota Cirebon Tahun 2023

Selain itu, Doddy juga mendesak agar Pemda Kota Cirebon memberikan perhatian serius dalam usulan pembentukan klinik utama ini. Jika dukungan yang diberikan setengah-setengah, kemungkinan untuk mewujudkan rencana tersebut cukup berat.

“Komitmen pemda terhadap Perumda Farmasi Ciremai seperti apa? Kalau bicara hari ini PMP yang digelontorkan masih tersisa Rp 1 miliar, apakah dalam konteks renja atau keuangan yang sudah dianggarkan Rp 2 miliar, kemudian bisa terealisasi. Maka percepatan terhadap pembentukan klinik utama ini bisa terwujud. Tapi kalau pemerintah kota tidak punya will kesana, saya melihat agak berat,” katanya.

Sedangkan saat rapat berlangsung, Direktur Perumda Farmasi Ciremai Kota Cirebon, Emrizal Hamdani SE Ak menerangkan, pembentukan klinik utama ini sudah dikaji secara mendalam. Dari kacamata bisnis, rencana tersebut memiliki peluang yang bagus karena klinik utama di Kota Cirebon jumlahnya belum terlalu banyak.

Selain itu kondisi keuangan dan kemampuan Perumda Farmasi Ciremai sekarang, Emrizal mengaku pihaknya belum mampu kalau harus menjalankan klinik pratama dan klinik utama sekaligus.

“Walaupun kita bukan pionir, kami yakin akan melakukan lebih baik karena ada supporting yang diberikan kepada kami. Kami memohon kepada Komisi II, sesulit apapun proses BPJS ini kita akan tempuh. Tapi kami berharap dukungannya,” katanya.

Lihat Juga :  Ketua DPRD Akan Kawal Proses PPDB Online di Kota Cirebon

Sementara itu, Kepala Cabang BPJS Kesehatan Kota Cirebon, Ni Ketut Sri Budiani menyampaikan, pihaknya akan memproses pengajuan kerjasama klinik utama dari Perumda Farmasi Ciremai jika semua persyaratan administrasi dan sebagainya terpenuhi.

Secara umum dia menjelaskan, BPJS Kesehatan menjalin kerjasama dengan fasilitas kesehatan (faskes) tingkat pertama seperti puskesmas, klinik pratama, praktek perorangan atau dokter umum dan dokter gigi. Kemudian ada juga fasilitas kesehatan rujukan tingkat lanjut berupa rumah sakit serta klinik utama.

Kami sampaikan bahwa BPJS Kesehatan bekerjasama dengan fasilitas kesehatan ada yang tingkat pertama seperti puskesmas, klinik pratama, praktek perorangan atau dokter umum, dan dokter gigi. Kalau yang kedua fasilitas kesehatan rujukan tingkat lanjut terdiri dari rumah sakit serta klinik utama.

“Nanti kita berproses, kalau ada pengajuan kerja sama baik dari persyaratan administrasi maupun SDM, dan semuanya terpenuhi, kita akan lakukan,” ujarnya.

Sekedar diketahui rapat kerja ini dipimpin langsung Ketua Komisi II DPRD Kota Cirebon, H Karso serta dihadiri juga Anggota Komisi II, Agung Suripno SH.

Share. Facebook Twitter Telegram WhatsApp Copy Link

Related Posts

Anggota DPRD Anton: Pengawasan Orang Tua Cegah Kenakalan Remaja

Friday, 17 April 2026 Utama

Tuntut Gaji Layak, PPPK Paruh Waktu Lapor ke DPRD Kota Cirebon

Wednesday, 15 April 2026 Utama
Terbaru
  • Nikmati Keindahan Alam Cirebon di Buper Pasirparat Cipanas Cirebon
  • Apita Hotel Cirebon Laporkan Karyawan Atas Dugaan Penggelapan Rp1,2 Miliar
  • Gaji Tak Sesuai, Karyawan Hotel Apita Cirebon Lapor ke LSM
  • Demo Dugaan Perselingkuhan, BK DPRD Pastikan Proses Tengah Berjalan
  • Demi Kemanusiaan, Kelurahan Sukapura Rawat ODGJ
  • 4 Kecamatan di Kabupaten Cirebon KLB Campak, Ini Datanya
Media Cirebon
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
© 2026 PT Media Cirebon Kreatif.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.