Close Menu
  • Utama
  • Wakil Rakyat
  • Serba Serbi
  • Ekbis
  • Kriminal
  • Viral
  • Wisata & Kuliner
  • Opini
Facebook X (Twitter) Instagram
Media Cirebon
Facebook X (Twitter) Instagram
SUBSCRIBE
  • Utama
  • Wakil Rakyat
  • Serba Serbi
  • Ekbis
  • Kriminal
  • Viral
  • Wisata & Kuliner
  • Opini
Media Cirebon
Home ยป Sampai April 2026 OJK Cirebon Terima 600 Aduan

Sampai April 2026 OJK Cirebon Terima 600 Aduan

Thursday, 23 April 2026
Facebook Twitter Telegram WhatsApp Copy Link
Kepala OJK Cirebon, Agus Muntholib
Share
Facebook Twitter Telegram WhatsApp Copy Link

Mediacirebon.id – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Cirebon mencatat sampai dengan April 2026 menerima 600 pengaduan. Sebagian besar yang mengadu ke OJK Cirebon adalah perempuan. Kalangan perempuan rentan menjadi korban investasi bodong dan pinjaman ilegal.

Menurut Kepala OJK Cirebon, Agus Muntholib, tingginya jumlah aduan dari perempuan menunjukkan masih rendahnya tingkat literasi keuangan, khususnya dalam memahami risiko produk jasa keuangan. Apalagi iming-iming keuntungan besar membuat kaum perempuan tergiur.

“Rata-rata investasi bodong tidak terdaftar di Lembaga Penjamin Simpanan (LPS),” ungkap Agus kepada wartawan usai sosialiasi keuangan, Kamis (23/4/2026)

Lihat Juga :  Penonton Konser SO7 di Makassar Dimanjakan dengan Berbagai Promo dari bank bjb

Imasih kata Agus, fenomena ini tidak lepas dari maraknya penawaran investasi bodong dan pinjaman online ilegal yang menyasar berbagai lapisan masyarakat. Kurangnya pemahaman membuat sebagian masyarakat mudah terjebak dalam skema yang merugikan.

“Untuk itu, OJK pun terus menggencarkan edukasi keuangan, terutama kepada komunitas perempuan. Dengan begitu diharapkan mampu meningkatkan kesadaran perempuan terhadap pentingnya pengelolaan keuangan yang bijak,” katanya.

Selain edukasi langsung, kata Agus, OJK juga menyediakan berbagai materi literasi keuangan dalam format digital, termasuk panduan perencanaan keuangan keluarga yang dapat diakses oleh masyarakat luas.

Lihat Juga :  Integrasi Infrastruktur, PGN Tingkatkan Aliran Gas Bumi 48 BBTUD ke Jateng

Agus menilai, aktivitas sosial di kalangan perempuan sebenarnya bisa menjadi kekuatan besar dalam menyebarkan informasi positif. Namun, tanpa arahan yang tepat, interaksi tersebut justru berpotensi menjadi celah penyebaran informasi menyesatkan.

“Tinggal bagaimana kita mengarahkan agar ruang-ruang interaksi itu diisi dengan edukasi yang benar. Kalau ini berhasil, dampaknya akan sangat besar bagi ketahanan ekonomi keluarga,” katanya.

Melalui edukasi yang masif dan berkelanjutan, kata Agus, angka pengaduan dapat ditekan, sekaligus mendorong perempuan menjadi lebih cerdas dan mandiri dalam mengelola keuangan keluarga. (Why)

Share. Facebook Twitter Telegram WhatsApp Copy Link

Related Posts

BPS dan Kadin Sinergi Sensus Ekonomi 2026 di Kota Cirebon

Thursday, 16 April 2026 Ekbis

Trafik Meroket, Indosat Buktikan Jaringan Tangguh Layani Jutaan Pemudik

Friday, 27 March 2026 Ekbis
Terbaru
  • Drone Sprayer Mampu Semprot Lahan Pertanian Hingga 8 Hektare
  • Pemkab Cirebon Berangkatkan 441 Calon Jemaah Haji
  • Sampai April 2026 OJK Cirebon Terima 600 Aduan
  • Pengusaha Muda, Abdikan Diri untuk Kegiatan Sosial dan Kemanusiaan
  • 278 Calhaj Berangkat 9 Mei Dari BIJB Kertajati Majalengka
  • Bongkar Rel KA Zaman Belanda Bikin Gaduh, Walikota Minta Maaf
Media Cirebon
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
© 2026 PT Media Cirebon Kreatif.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.