Mediacirebon.id – Anggota DPR-RI Komisi VI dari Partai Demokrat Herman Khaeron menggelar sosialiasi Empat Pilar Kebangsaan di kelompok petani nelayan Suraneggala, Kecamatan Kapetakan, Kabupaten Cirebon, Senin (15/12/2025)
Sosialisasi berjalan dalam suasana akrab dan penuh dialog, mencerminkan kedekatan Kang Hero sapaan akrabnya dengan masyarakat di akar rumput khususnya para petani dan nelayan yang selama ini menjadi penopang ketahanan pangan dan ekonomi nasional.
Dia menegaskan bahwa Empat Pilar Kebangsaan yang terdiri dari Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhineka Tunggal Ika bukan sekadar konsep kenegaraan, melainkan nilai-nilai hidup yang sangat relevan dengan keseharian para petani dan nelayan.
“Pemahaman tentang Empat Pilar Kebangsaan menjadi penting agar perjuangan ekonomi rakyat berjalan seiring dengan semangat persatuan dan kebangsaan,” ujar
Kang Hero juga menyoroti tantangan yang dihadapi kelompok tani dan nelayan saat ini, mulai dari perubahan iklim, naik-turunnya harga komoditas, keterbatasan akses permodalan, hingga persoalan kebijakan yang kerap belum sepenuhnya berpihak pada rakyat kecil.
Menurutnya, negara memiliki kewajiban konstitusional untuk hadir dan melindungi kepentingan petani serta nelayan sebagaimana diamanatkan dalam UUD 1945.
“Konstitusi kita menegaskan bahwa sumber daya alam harus dikelola sebesar-besarnya untuk kemakmuran rakyat. Itu artinya, petani dan nelayan tidak boleh terus-menerus berada di posisi lemah
DIa mengajak para petani dan nelayan menjaga persatuan dan solidaritas, serta tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang dapat memecah belah masyarakat.
Ia menekankan bahwa semangat Bhineka Tunggal Ika harus terus dijaga di tengah perbedaan latar belakang, suku, maupun kepentingan. Dalam konteks Pancasila, dia mengajak peserta untuk terus menghidupkan nilai gotong royong dan keadilan sosial dalam kehidupan sehari-hari.
Menurutnya, budaya saling membantu yang sudah mengakar di kalangan petani dan nelayan merupakan wujud nyata pengamalan Pancasila yang perlu dipertahankan dan diperkuat.
“Kita harus memastikan bahwa nilai-nilai Pancasila tetap hidup di tengah masyarakat. Gotong royong, kebersamaan dan kepedulian sosial adalah kekuatan bangsa yang tidak boleh hilang,” katanya.
