Close Menu
  • Home
  • Utama
  • Pilkada 2024
  • Kriminal
  • Serba Serbi
  • Ekbis
  • Wakil Rakyat
  • Viral
  • Opini
  • Wisata & Kuliner
Facebook X (Twitter) Instagram
Media Cirebon
Facebook X (Twitter) Instagram
SUBSCRIBE
  • Home
  • Utama
  • Pilkada 2024
  • Kriminal
  • Serba Serbi
  • Ekbis
  • Wakil Rakyat
  • Viral
  • Opini
  • Wisata & Kuliner
Media Cirebon
Home » CSR Perusahaan Berperan Intervensi Penurunan Stunting di Jabar
Utama

CSR Perusahaan Berperan Intervensi Penurunan Stunting di Jabar

Tuesday, 13 June 2023
Facebook Twitter Telegram WhatsApp Copy Link
Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum dalam acara Monitoring Evaluasi Aksi Stunting Menggali Potensi Corporate Social Responsibility Menuju Jabar Zero New Stunting. (ist)
Share
Facebook Twitter Telegram WhatsApp Copy Link

Mediacirebon.id – Langkah Pemerintah Provinsi Jawa Barat dalam mewujudkan Zero New Stunting dengan melibatkan pihak swasta melalui program Corporate Social Responsibility (CSR). 

Upaya itu dinilai efektif memaksimalkan program penurunan stunting, mengingat keterbatasan anggaran Pemprov Jabar dalam program tersebut.

Demikian kata Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum usai Monev Aksi Stunting Menggali Potensi CSR Menuju Jabar Zero New Stunting di Ruang Adipura Gedung Balai Kota Cirebon, Selasa (13/6/2023).

“Masalah stunting bukan hanya tugas satu dinas, tetapi juga tugas keseluruhan dinas yang ada di kabupaten/kota,” kata Wagub Uu Ruzhanul.

Lihat Juga :  Walikota dan Anggota DPRD Serap Aspirasi Warga Harjamukti

Dia meminta kepala daerah di wilayah 3 Cirebon bergerak bersama, bahu-membahu untuk menurunkan angka stunting di Jabar. Tentu tim di dalamnya melibatkan pihak swasta, yakni perusahaan yang memiliki CSR. 

.“Melalui TPPS (Tim Percepatan Penurunan Stunting) ini mari bergabung semua dalam rangka memiliki tujuan yang sama, yakni zero stunting di Jawa Barat,” tutur Uu Ruzhanul.

Kepala Bappeda Provinsi Jabar Iendra Sofyan menuturkan, kegiatan monitoring evaluasi ini sesuai dengan amanat Peraturan Presiden Nomor 72 Tahun 2021 tentang Percepatan Penurunan Stunting, yang dalam pelaksanaannya dibutuhkan kolaborasi antara pemda dengan perusahaan-perusahaan melalui CSR.

Lihat Juga :  Kota Cirebon Raih Sejumlah Penghargaan pada Ajang Festival TIK 2023

“Nantinya akan menghasilkan komitmen percepatan penurunan stunting Provinsi Jabar berupa kesepakatan dan rencana tindak lanjut monitoring evaluasi aksi stunting,” ujarnya.

Sejalan dengan Wakil Gubernur Jawa Barat, Plt. Kepala BKKBN Jabar Dadi Ahmad Roswandi, menyebutkan bahwa salah satu saluran untuk pemanfaatan CSR adalah melalui Program BAAS (Bapak Asuh Anak Stunting).

Sehingga peran swasta dalam ikut andil menangani dan mencegah stunting secara langsung terasa kepada keluarga beresiko stunting. (Why)

Share. Facebook Twitter Telegram WhatsApp Copy Link
Previous ArticleSatlantas Polresta Cirebon Imbau Supir Tak Bunyikan Telolet Basuri
Next Article Janji Manis Calo, Membuat Sakit TKW Asal Kabupaten Cirebon

Related Posts

Pemkot dan KONI Mulai Persiapan PORPROV XVJabar 2026

Friday, 30 January 2026 Utama

Tahun 2025, Daop 3 Cirebon Tutup 16 Palang Pintu Ilegal

Friday, 30 January 2026 Utama

Tengah Dikaji, BUMD Barjas Akan Berdiri di Kabupaten Cirebon

Friday, 30 January 2026 Serba Serbi
Media Cirebon
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
© 2026 PT Media Cirebon Kreatif.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.