Mediacirebon.id – Wakil Ketua DPRD Kota Cirebon Fitrah Malik mengimbau masyarakat agar tidak panik buying (membeli bahan berlebihan), dalam menghadapi kenaikan harga jelang Natal dan Tahun Baru.
Dia optimis hadirnya Gerakan Pasar Murah yang dilaksanakan Pemkot Cirebon sebagai upaya menekan angka inflasi menjamin kebutuhan pangan yang berkualitas dengan harga yang terjangkau.
“Jangan sapai membeli bahan pokok yang berlebihan akibatnya menyebabkan harga naik,” katanya kepada wartawan, Sabtu (13/12/2025)
Dia berharap pihak swasta atau perusahaan dapat terlibat dalam pelaksanaan gerakan pangan murah, meskipun saat ini pemerintah daerah sudah bekerjasama atau berkolaborasi dengan seluruh pihak.
“Harapan kita dengan semakin banyaknya pihak yang terlibat dalam gerakan pangan murah ini maka jumlah yang bisa kita sediakan kepada masyarakat dalam bentuk pangan murah semakin banyak variannya,” ungkapnya.
Sementara itu Wakil Wali Kota Cirebon, Siti Farida Rosmawati, menegaskan bahwa pola kenaikan permintaan menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) selalu berulang dan harus diantisipasi.
“Setiap menjelang perayaan besar, permintaan pasti naik. Jika pasokan tidak dijaga, harga akan terdorong naik dan itu langsung mempengaruhi daya beli masyarakat. Tugas kami adalah memastikan kebahagiaan perayaan tidak terganggu oleh tekanan ekonomi,” ujarnya.
Menurut Wakil Wali Kota, GPM bukan sekadar program distribusi bahan pokok murah, melainkan bentuk intervensi pasar yang dirancang untuk menjaga kestabilan harga.
Ia menambahkan bahwa kegiatan ini digelar melalui kolaborasi erat antara Pemkot Cirebon, Bulog, para distributor, dan berbagai pemangku kepentingan lainnya.
