Close Menu
  • Utama
  • Wakil Rakyat
  • Serba Serbi
  • Ekbis
  • Kriminal
  • Viral
  • Wisata & Kuliner
  • Opini
Facebook X (Twitter) Instagram
Media Cirebon
Facebook X (Twitter) Instagram
SUBSCRIBE
  • Utama
  • Wakil Rakyat
  • Serba Serbi
  • Ekbis
  • Kriminal
  • Viral
  • Wisata & Kuliner
  • Opini
Media Cirebon
Home » Tuntut Harga Kedelai Turun, Perajin Tempe di Cirebon Mogok Massal

Tuntut Harga Kedelai Turun, Perajin Tempe di Cirebon Mogok Massal

Monday, 21 February 2022
Facebook Twitter Telegram WhatsApp Copy Link
Suasana produksi perajin tempe di rumah Wasmito, Kalitanjung, Kota Cirebon. (Foto/Redaksi)
Share
Facebook Twitter Telegram WhatsApp Copy Link

Mediacirebon.id – Puluhan perajin tempe di RT 05 RW 10 Penggung Utara, Kecamatan Harjamukti, Kota Cirebon mogok produksi. Aksi sebagai bentuk solidaritas sesama perajin tempe.

“Sesuai instruksi dari Gabungan Koperasi Produsen Tempe Tahu Indonesia  (GAKOPTINDO) kami mogok produksi tiga hari,” kata Wasmito salah seorang perajin tempe saat ditemui di rumahnya,” senin (21/2/2022).

Aksi mogok produksi, sebagai bentuk penolakan atas kenaikan harga kedelai. Dia menilai pemerintah tidak segera mengambil kebijakan terkait persoalan tersebut.

Lihat Juga :  Cegah Polusi Udara, Daop 3 Cirebon Tanam 654 Pohon

“Kenapa harus mogok, karena harga kedelai sudah tidak wajar, kalau naiknya 50 perak perhari mungkin masih masuk akal, tapi ini naiknya sampai Rp.1200,” ujarnya.

Sejak harga kedelai naik, produsen tempe rugi hingga 50 persen. “Bukannya untung, malah nombok pakai uang sendiri untuk biaya produksi,” lanjutnya.

Imbas mogok perajin tempe dirasakan penjual nasi lengko di Kota Cirebon. Siti mengaku kesulitan mencari tempe dan tahu yang merupakan bahan pokok membuat nasi lengko.

Lihat Juga :  Telantarkan Pasien, Pelayanan RSD Gunung Jati Disorot Netizen

“Jadi sore kemaren penjual tempe yang biasa keliling di rumah ngasi tau kalau besok ada mogok produksi, jadi saya siap-siap beli yang banyak buat stok 2 hari,” jelasnya.

Dengan adanya aksi mogok produksi, tidak ada penjual tempe tahu di pasar. Bedasarkan pantauan sejumlah pasar tidak terlihat pedagang tahu dan tempe.  (Ayu)

Share. Facebook Twitter Telegram WhatsApp Copy Link

Related Posts

Anggaran Penginapan DPRD Kab Cirebon Mencapai Rp4,31 Miliar

Wednesday, 15 April 2026 Utama

Tuntut Gaji Layak, PPPK Paruh Waktu Lapor ke DPRD Kota Cirebon

Wednesday, 15 April 2026 Utama
Terbaru
  • Anggaran Penginapan DPRD Kab Cirebon Mencapai Rp4,31 Miliar
  • Tuntut Gaji Layak, PPPK Paruh Waktu Lapor ke DPRD Kota Cirebon
  • Bupati Cirebon Ajak Duta Besar Bulgaria Kerja Sama Industri
  • Partai Garuda Siap Jadi Kontestan di Pemilu Kota Cirebon
  • Waspada Info Loker PT KAI, Ini Website Resminya
  • 3 Direksi BPR Bank Cirebon Jadi Tersangka Dugaan Korupsi, Negara Rugi Rp17 Miliar
Media Cirebon
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
© 2026 PT Media Cirebon Kreatif.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.