Mediacirebon.id – Kantor Perwakila (Kpw) Bank Indonesia Cirebon kembali membuka layanan penukaran uang selama Bulan Ramadan 1447 H.
Layanan ini dimulai dari awal Maret 2026 melalui loket perbankan dan layanan terpadu. Penukaran uang masih dengan sistem pemesanan daring atau online melalui website https://pintar.bi.go.id/ untuk menghindari antrean langsung. Kpw BI Cirebon mengingatkan tidak melayani sistem datang langsung (go show).
Berdasarkan akun IG BI Cirebon layanan loket perbankan dibuka pada 2 Maret 2026 pukul 09.00–14.00 WIB. Layanan loket berada di sejumlah bank yaitu BTN KC Cirebon, Bank UOB KC Cirebon, Bank Mandiri KC Cirebon Yos Sudarso, Bank Mayapada KC Cirebon, Bank Panin KCU Cirebon, BSI KC Cirebon Dr. Cipto, BJB Cabang Cirebon, dan Bank SMBC KC Cirebon.
Pada 3 Maret 2026 pukul 09.00–14.00 WIB, layanan tersedia di Bank Index Selindo KC Cirebon, Maybank KC Cirebon, Bank Mega KC Cirebon, Bank Muamalat KC Cirebon, Bank National Nobu KC Cirebon, Bank OCBC NISP KC Cirebon, serta BRI Cabang Cirebon.
Kemudian pada tanggal 5 Maret 2026 pukul 09.00–14.00 WIB di Bank Index Selindo KC Cirebon, Bank KB KC Cirebon, dan BRI Cabang Cirebon.
Selain loket, Kpw BI Cirebon membuka layanan penukaran terpadu sejak tanggal 9–12 Maret 2026 pukul 09.00–13.00 WIB di Grage City Mall Cirebon.
Layanan penukaran uang juga tersebar di tujuh titik rumah ibadah. Di Kabupaten Kuningan, penukaran di Masjid Syiarul Islam pada Senin, 2 Maret 2026. Di Kabupaten Cirebon, layanan berlangsung di Masjid Nurul Huda Ciledug pada Selasa, 3 Maret 2026, serta di Masjid Agung Sumber pada Rabu, 11 Maret 2026.
Sementara di Kabupaten Majalengka, penukaran dilaksanakan di Masjid Agung Al-Imam pada Selasa, 3 Maret 2026. Untuk wilayah Indramayu, layanan tersedia di Masjid Islamic Center Indramayu pada Kamis, 5 Maret 2026, serta di Masjid Agung Indramayu pada Kamis, 12 Maret 2026. Di Kota Cirebon, masyarakat dapat melakukan penukaran di Masjid Nurul Amal Perumnas pada Selasa, 10 Maret 2026.
Kpw BI Cirebon mengingatkan masyarakat bahwa penukaran uang dibatasi maksimal Rp5.300.000 per orang. Dengan rincian pecahan Rp50.000 sebanyak 50 lembar senilai Rp2.500.000, pecahan Rp20.000 sebanyak 50 lembar senilai Rp1.000.000.
Pecahan Rp10.000 sebanyak 100 lembar senilai Rp1.000.000, pecahan Rp5.000 sebanyak 100 lembar senilai Rp500.000, pecahan Rp2.000 sebanyak 100 lembar senilai Rp200.000 dan pecahan Rp1.000 sebanyak 100 lembar senilai Rp100.000.
Penukar minimal memilih satu jenis pecahan dan maksimal satu paket penuh sesuai ketentuan. Masyarakat juga diwajibkan membawa KTP untuk memudahkan verifikasi data saat pengambilan uang.
