Close Menu
  • Utama
  • Wakil Rakyat
  • Serba Serbi
  • Ekbis
  • Kriminal
  • Viral
  • Wisata & Kuliner
  • Opini
Facebook X (Twitter) Instagram
Media Cirebon
Facebook X (Twitter) Instagram
SUBSCRIBE
  • Utama
  • Wakil Rakyat
  • Serba Serbi
  • Ekbis
  • Kriminal
  • Viral
  • Wisata & Kuliner
  • Opini
Media Cirebon
Home » Terkendala Lahan, Baru 4 KMP Berdiri di Kota Cirebon

Terkendala Lahan, Baru 4 KMP Berdiri di Kota Cirebon

Monday, 13 April 2026
Facebook Twitter Telegram WhatsApp Copy Link
Foto koperasi merah putih yang berada di gang sempit IA
Share
Facebook Twitter Telegram WhatsApp Copy Link

Mediacirebon.id .- Sampai dengan saat ini baru empat Koperasi Merah Putih (KMP) yang berdiri di Kota Cirebon. Berdasarkan jumlah kelurahan, seharusnya ada 22 KMP di Kota Cirebon. Ketersediaan lahan jadi kendala utama KMP sulit berdiri di Kota Cirebon.

Empat KMP yang sudah berjalan, yakni Kesenden, Kecapi, Larangan, dan Pekiringan. KMP tersebut hanya berjalan dengan managemen dan pengelolaan yang sangat terbatas

Ketua Dewan Koperasi Indonesia Daerah (Dekopinda) Kota Cirebon, Dedi Fachrudin mengatakan, sebagian besar kelurahan masih dalam tahap pengajuan dan pencarian titik lokasi yang sesuai dengan syarat.

Lihat Juga :  Kisah Bibah Menghafal Quran Dengan Keterbatasan Fisik

“Belum ada penambahan baru empat, sisanya masih proses pengajuan,” kata Dedi Fachrudin kepada wartawan, Senin (13/4/2026)

Lahan KMP kata Dedi harus milik pemerintah dengan luas 1000 meter persegi. Dari hasil survei di lapangan, pemerintah tidak memiliki lahan seluas itu. Jika pun ada jumlahnya sangat terbatas dan berbentuk bangunan permanen.

“Dari 1.000 meter persegi, sekitar 600 meter digunakan untuk bangunan utama, sementara sisanya 400 meter diperuntukkan bagi lahan parkir dan fasilitas pendukung lainnya,” papar Dedi.

Masih kata Dedi, KMP yang sudah berjalan bergerak di sektor perdagangan, terutama penjualan kebutuhan pokok (sembako). Hal ini dipilih karena dinilai lebih aman dibandingkan usaha simpan pinjam yang masih dianggap berisiko, terutama karena keterbatasan modal.

Lihat Juga :  Paripurna PAW dari Affiati ke Suhaeli Diagendakan Pekan Ini

“Mayoritas koperasi sekarang fokus di perdagangan, khususnya sembako. Untuk simpan pinjam, pengurus masih berhati-hati karena belum ada modal yang kuat,” jelas Dedi.

Padahal, berdasarkan ketentuan, KKMP memiliki peluang untuk mengembangkan berbagai jenis usaha. Setidaknya terdapat tujuh unit usaha yang dianjurkan, yakni gerai sembako, apotek, klinik, kantor koperasi, layanan simpan pinjam, cold storage, serta logistik atau distribusi untuk mendukung hilirisasi sektor pertanian. (Why) 

Share. Facebook Twitter Telegram WhatsApp Copy Link

Related Posts

Lagi, Daop 3 Cirebon Tutup Perlintasan Ilegal di Pegaden Subang

Friday, 15 May 2026 Utama

Yuk ke Taman Parkir Sumber, Tempat Nyaman dan Ramah Anak

Friday, 15 May 2026 Utama
Terbaru
  • Lagi, Daop 3 Cirebon Tutup Perlintasan Ilegal di Pegaden Subang
  • Yuk ke Taman Parkir Sumber, Tempat Nyaman dan Ramah Anak
  • 23 Ruas Jalan di Kabupaten Cirebon Diperbaiki, Ini Daftarnya
  • Karang Taruna Sarankan Edo-Farida Fokus Wujudkan Visi Misi
  • Yuk Liburan ke Curug Ciranca di di Perbukitan Dukupuntang
  • Rakercab KONI Kota Cirebon, Motivasi Atlet dan Beri Dana Stimulan
Media Cirebon
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
© 2026 PT Media Cirebon Kreatif.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.