Mediacirebon.id – Kelurahan Sukapura yang mewakili Kota Cirebon berhasil meraih juara 1 Anugerah Gapura Sri Baduga Desa dan Kelurahan Tahun 2025 tingkat Provinsi Jawa Barat sebagai kelurahan terbaik tingkat kota/ kabupaten.
Walikota Cirebon Effendi Edo didampingi lurah Sukapura Diza Setya Aji menerima langsung penghargaan tersebut di Sasana Budaya Ganesha ITB, Selasa 30 Desember 2025.
Selain meraih penghargaan Gapura Sri Baduga, lurah Sukapura Diza Setya Aji juga meraih Anugrah Wira Dharma dari Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi.
Walikota Cirebon Effendi Edo mengatakan, penghargaan sebagai bentuk komitmen Kelurahan Sukapura dalam memperkuat tata kelola kelurahan sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan dasar bagi masyarakat.
“Ini artinya program Kelurahan Sukapura dirasakan dan dinilai bermanfaat oleh masyarakat,” ujar Walikota Cirebon.
Edo berpesan kepada Kelurahan Sukapura untuk terus berinovasi dalam menggulirkan program pemerintah. Tentu dengan target memberikan solusi yang terbaik bagi masyarakat.
“Jangan berhenti disini, terus berinovasi dengan target memberikan pelayanan yang terbaik untuk masyarakat,” katanya.
Sementara itu, Lurah Sukapura Diza Setya Aji berterima kasih kepada seluruh jajarannya yang telah bahu membahu hingga mampu meraih penghargaan juara 1 Anugerah Gapura Sri Baduga Desa dan Kelurahan Tahun 2025 tingkat Provinsi Jawa Barat.
“Kerja sama antar perangkat kelurahan menjadi modal penting kami dalam memaksimalkan program di masyarakat,” tuturnya.
Seperti diketahui kelurahan Sukapura menggulirkan beberapa program diantaranya inovasi Ngasih Gaji Mertua. Program ini merupakan pendekatan kolaboratif berbasis keluarga untuk meningkatkan kepedulian terhadap ODGJ untuk memastikan keteraturan minum obat, dan memperkuat kerja sama kelurahan dengan puskesmas.
Isu lain yang masih menonjol adalah tingginya prevalensi stunting. Sukapura menggerakkan sejumlah inovasi seperti Sayang Balita dan Ibu, Sayang Kader dan Posyandu (SABABU SAKADU), Gerakan Paket Sembako Sehat Lawan Stunting (Getoks Linting), SPPTKB Ortu Asing, dan Beragam Bergizi Seimbang dan Aman (B2SA).
