Mediacirebon.id – Semburan lumpur di Desa Cipanas, Kecamatan Dukupuntang, Kabupaten Cirebon mengangu aktivitas masyarakat setempat. Pasalnya, semburan lumpur mengeluarkan aroma gas blerang yang mengganggu penciuman.
Ketua RW 07 Blok Desa Desa Cipanas, Yunus, mengatakan semburan ini merupakan blerang yang keluar dari perut bumi. Bau blerang tercium sampai kepemukiman warga. Akibatnya banyak warga yang mengalami sesak napas.
“Parahnya saat musim angin, baunya sampai radius satu Kilometer,” kata Yunus kepada wartawan, Jumat (19/12/2025)
Bukan hanya itu, Yunus mengeluhkan akibat air blerang ini berdampak pada barang elektronk. Banyak tv warga akibat radiasi yang dipantulkan dari semburan lumpur tersebut.
“Ternyata radiasnya berpengaruh kepada barang elektronik. Tv dan barang elektronik lainnya sering rusak,” tuturnya.
Sementara itu, Kepala Desa Cipanas Maman Sudirman menambahkan sumberan lumpur pernah digunakan pabrik pasta gigi yang sudah lama ditinggalkan.
“Sumberan ini terjadi sekitar tahun 1960, dan titik semburan berpindah. Pada tahun 2021 pernah dikunjungi sama Dinas BPBD Kabupaten Cirebon namun, tidak ada tindak lanjut,” ujarnya.
Pemerintah Desa Cipanas berharap pemerintah daerah bisa memperbaiki agar tidak menyebar luas serta bau gas bisa disalurkan lewat pipa dan ditampung satu tempat. (Aap)
