Close Menu
  • Utama
  • Wakil Rakyat
  • Serba Serbi
  • Ekbis
  • Kriminal
  • Viral
  • Wisata & Kuliner
  • Opini
Facebook X (Twitter) Instagram
Media Cirebon
Facebook X (Twitter) Instagram
SUBSCRIBE
  • Utama
  • Wakil Rakyat
  • Serba Serbi
  • Ekbis
  • Kriminal
  • Viral
  • Wisata & Kuliner
  • Opini
Media Cirebon
Home » Selain Mahal, Minyak Goreng di Kota Cirebon Mulai Langka

Selain Mahal, Minyak Goreng di Kota Cirebon Mulai Langka

Wednesday, 9 February 2022
Facebook Twitter Telegram WhatsApp Copy Link
Share
Facebook Twitter Telegram WhatsApp Copy Link

Mediacirebon.id – Harga minyak goreng di pasar tradisional Kota Cirebon masih mahal. Bahkan minyak goreng di pasar mulai langka.

Pedagang kebutuhan pokok di Pasar Pagi, Juleha mengaku, sudah satu bulan tidak menerima kiriman minyak dari distributor. Terakhir ia jual  harga minyak goreng sebesar Rp 37 ribu per dua liter.

“sekarang sudah kosong dua minggu, bahkan ada produsen minyak yang sudah tidak menjual lagi,” kata dia, Rabu (9/2/2022).

Sejak tidak kiriman, Juleha tidak lagi menjual minyak goreng curah. Kelangkaan juga lanjutnya, akibat dari  Harga Eceran Tertinggi (HET) belum merata.

Lihat Juga :  Ada Bukti Keterlibatan Walikota Cirebon Dalam Pemilihan Ketua KONI

“Katanya pemerintah mau subsidi minyak, tapi di pasar tradisional belum ada subsidi minyaknya,,” tuturnya.

Hal yang sama juga disampaikan Andi, salah satu pemilik toko di Pasar Pagi Andi, dia menyampaikan, pasokan minyak goreng yang dikirim berkurang. Biasanya memesan puluhan karton, untuk dijual selama satu bulan. Namun kali ini supplier hanya mengirim dua karton perhari.

“Nyari barangnya susah sekali, sudah seminggu ini. Stoknya cukup buat hari ini saja, agennya sudah tidak kirim lagi mulai hari ini,” bebernya.

Lihat Juga :  DPUTR Kota Cirebon Perbaiki Jalan Berlubang Akibat Genangan Air Hujan

Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil, Menengah, Perdagangan dan Perindustrian (DKUKMPP) Kota Cirebon Maharani Dewi, membenarkan soal belum masuknya minyak subsidi dari pemerintah pusat ke pasar tradisional.

“Kami masih menunggu kebijakan dari pemerintah pusat, memang sekarang HET belum diterapkan di Pasar Tradisional, baru di swalayan saja,” ujar dua. [Ayu]

Share. Facebook Twitter Telegram WhatsApp Copy Link

Related Posts

3 Direksi BPR Bank Cirebon Jadi Tersangka Dugaan Korupsi, Negara Rugi Rp17 Miliar

Monday, 13 April 2026 Utama

Polisi Gandeng Kak Jums, Ajarkan Anak Lawan Kejahatan

Monday, 13 April 2026 Utama
Terbaru
  • 3 Direksi BPR Bank Cirebon Jadi Tersangka Dugaan Korupsi, Negara Rugi Rp17 Miliar
  • Polisi Gandeng Kak Jums, Ajarkan Anak Lawan Kejahatan
  • Terkendala Lahan, Baru 4 KMP Berdiri di Kota Cirebon
  • Meski Berpolemik, DPC PPP Kota Cirebon Kubu Uu Tetap Gelar Muscab
  • Peringatan HPSN , Wabup Cirebon Ajak Masyarakat Peduli dan Kurangi Sampah
  • Pelaku Terduga Penculik Anak di Kesunean Berhasil Ditangkap
Media Cirebon
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
© 2026 PT Media Cirebon Kreatif.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.