Close Menu
  • Home
  • Utama
  • Pilkada 2024
  • Kriminal
  • Serba Serbi
  • Ekbis
  • Wakil Rakyat
  • Viral
  • Opini
  • Wisata & Kuliner
Facebook X (Twitter) Instagram
Media Cirebon
Facebook X (Twitter) Instagram
SUBSCRIBE
  • Home
  • Utama
  • Pilkada 2024
  • Kriminal
  • Serba Serbi
  • Ekbis
  • Wakil Rakyat
  • Viral
  • Opini
  • Wisata & Kuliner
Media Cirebon
Home » Reses HSG, Warga Katiyasa Baru Minta Gas Alam dan Perbaikan Drainase
Utama

Reses HSG, Warga Katiyasa Baru Minta Gas Alam dan Perbaikan Drainase

Sunday, 16 November 2025
Facebook Twitter Telegram WhatsApp Copy Link
Wakil Ketua DPRD Kota Cirebon, Harry Saputra Gani menggelar reses Masa Persidangan I Tahun 2025 di RW 01 Katiyasa Baru
Share
Facebook Twitter Telegram WhatsApp Copy Link

Mediacirebon.id – Wakil Ketua DPRD Kota Cirebon, Harry Saputra Gani menggelar reses Masa Persidangan I Tahun 2025 di RW 01 Katiyasa Baru, Kecamatan Harjamukti,  Minggu (16/11/2205) sore.

Reses kali ini berkolaborasi dengan Lion Club International yang mengadakan kegiatan bakti sosial pembagian kacamata dan paket sembako untuk warga RW 01 Katiyasa Baru yang membutuhkan.

Saat reses, Hari sapaan akrabnya menyerap aspirasi terkait sambungan gas alam yang belum merata dan perbaikan drainase yang berada di jalan provinsi.

DIa menyampaikan bahwa sambungan gas alam belum merata di RW 01 Katiyasa Baru. Oleh sebab itu pihaknya akan meminta Perusahaan Gas Negara (PGN) membuat sambungan baru untuk warga tersebut.

Lihat Juga :  Bentrok Gengster di Kota Cirebon Demi Konten Sosmed

“Nanti PGN akan mengecek apakah sudah ada sambungan atau belum. Jika sudah ada sambungan akan lebih mudah, jika belum nanti mekanismenya coba akan saya tempuh,” kata Hari kepada wartawan.

Warga Katiyasa Baru menurut Hari, sangat membutuhkan gas alam. Sebab lebih murah dan lebih aman dibandingkan gas elpiji.

“Bagi warga kalangan menengah ke bawah gas alam bisa menghemat kebutuhan sehari-hari,” ujarnya.

Sementara mengenai drainase, pihaknya akan berkoordinasi dengan perangkat daerah terkait untuk membersihkan. Wilayah Katiyasa Baru rawan genangan air akibat drainase tersumbat.

Lihat Juga :  Laporan Sewa Hibah Alat Kesehatan RSD Gunung Jati Jadi Temuan BPK RI

“Karena berada di jalan provinsi nanti saya akan coba sampaikan ke Bina Marga Provinsi Jabar yang ada di Cirebon,” katanya.

Selain itu, warga juga menyoroti persoalan pendataan bantuan sosial. Harry menyebutkan meski Katiyasa Baru dikenal sebagai kawasan perumahan, masih terdapat beberapa keluarga yang seharusnya masuk kategori penerima bantuan namun belum tercatat.

“Di RT 1 ada satu keluarga yang seharusnya dapat PKH, tapi belum terdata. Ini harus diperbaiki agar bantuan tepat sasaran,” katanya. (Why)

Share. Facebook Twitter Telegram WhatsApp Copy Link
Previous ArticleDikpol dan Konsolidasi, Jaga Semangat Pengurus Demokrat Kota Cirebon
Next Article Reses di RW 12 Kalijaga, Erry Yudistira Sampaikan Komitmen Perbaiki Infrastruktur

Related Posts

Pemkot dan KONI Mulai Persiapan PORPROV XVJabar 2026

Friday, 30 January 2026 Utama

Tahun 2025, Daop 3 Cirebon Tutup 16 Palang Pintu Ilegal

Friday, 30 January 2026 Utama

Tengah Dikaji, BUMD Barjas Akan Berdiri di Kabupaten Cirebon

Friday, 30 January 2026 Serba Serbi
Media Cirebon
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
© 2026 PT Media Cirebon Kreatif.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.