Close Menu
  • Utama
  • Wakil Rakyat
  • Serba Serbi
  • Ekbis
  • Kriminal
  • Viral
  • Wisata & Kuliner
  • Opini
Facebook X (Twitter) Instagram
Media Cirebon
Facebook X (Twitter) Instagram
SUBSCRIBE
  • Utama
  • Wakil Rakyat
  • Serba Serbi
  • Ekbis
  • Kriminal
  • Viral
  • Wisata & Kuliner
  • Opini
Media Cirebon
Home ยป Pipa Jebol, PAM-TGN Kerahkan Truk Tangki Air ke Pelanggan

Pipa Jebol, PAM-TGN Kerahkan Truk Tangki Air ke Pelanggan

Thursday, 5 February 2026
Facebook Twitter Telegram WhatsApp Copy Link
Pipa berdiameter 600 milometer milik Perumda Air Minum Tirta Giri Nata (PAM-TGN) Kota Cirebon di Plangon, Kecamatan Sumber, Kabupaten Cirebon jebol
Share
Facebook Twitter Telegram WhatsApp Copy Link

Mediacirebon.id – Pipa berdiameter 600 milometer milik Perumda Air Minum Tirta Giri Nata (PAM-TGN) Kota Cirebon di Plangon, Kecamatan Sumber, Kabupaten Cirebon jebol. Akibatnya pasokan air untik puluhan ribu pelanggan terganggu.

Jebolnya pipa PAM-TGN Kota Cirebon diketahui warga pada Rabu (4/2/2026) kemarin malam. Air mengalir deras ke jalan raya dan memenuhi halaman warga Babakan. Hingga hari Kamis (5/2/2026) air masih keluar dari pipa yang bocor, namun tidak deras.

Direktur utama PAM-TGN Kota Cirebon Sofyan Satari mengatakan, faktor umur dan letak geografis menjadi penyebab pipa jebol. Selama proses perbaikan, tekan air dari resevoir Paniis diturunkan

“Tekanan kendaraan yang melintas di jalan Pelangon hampir setiap hari dan usia yang lebih dari 50 tahun menyebabkan pipa jebol,” kata Opang panggilan akrabnya.

Lihat Juga :  Empat Pilar Kebangsaan, Penting Bagi Perangkat Desa

Masih kata Opang, pelanggan yang tinggal di Kota Cirebon dan sebagian Kabupaten Cirebon yang akan merasakan dampak jebolnya pipa. Berdasarkan data, sebanyak 30 ribu dari 57 ribu pelanggan PAM-TGN Kota Cirebon terganggu.

“Yang terdampak sekitar 60 persen. Pelanggan di Kota Cirebon yang paling banyak. Kami tetap usahakan perbaikan tidak lama,” tuturnya.

Sebanyak 40 persen pelanggan masih bisa mendapatkan pasokan air. Opang menambahkan, mereka mendapat pasokan air dari sambungan pipa zaman Belanda yang masih digunakan sampai saat ini.

“Kami ada dua pipa besar yang memasok air ke pelannggan. Keduanya sudah terpasang sangat lama,” ungkapnya.

Lihat Juga :  BPJS Kesehatan Berkomitmen Layani Warga Miskin di Segmen PBI

Masih kata Opang, proses pergantian pipa diperkirakan membutuhkan waktu selama dua hari. Namun untuk pasokan kembali normal dibutuhkan waktu selama sepekan. Pihaknya ingin memastikan pipa terpasang dengan baik.

“Pipa induk transmisi kami ganti yang baru. Proses pemulihan cukup lama karena butuh penyesuaian,” katanya.

Untuk menjaga pasokan air ke pelanggan PAM-TGN menerjunkan puluhan truk tangki air. Distribusi berdasarkan kebutuhan dan permintaan dari pelanggan. Namun antisipasi obyek vital sudah dilakukan.

“Kami bekerjasama dengan sejumlah instansi untuk mengerahkan truk tangki air. Tapi rumah sakit dan obyek vital lain sudah kami pasok airnya,” jelas Opang. (Why)

Share. Facebook Twitter Telegram WhatsApp Copy Link

Related Posts

Wakil Walikota Cirebon Pimpin Perwosi Periode 2026-2030

Thursday, 16 April 2026 Serba Serbi

Stok Menitipis, Ratusan Kapal Nelayan Sandar di PPN Kejawanan

Thursday, 16 April 2026 Utama
Terbaru
  • Wakil Walikota Cirebon Pimpin Perwosi Periode 2026-2030
  • Stok Menitipis, Ratusan Kapal Nelayan Sandar di PPN Kejawanan
  • BPS dan Kadin Sinergi Sensus Ekonomi 2026 di Kota Cirebon
  • Anggaran Penginapan DPRD Kab Cirebon Mencapai Rp4,31 Miliar
  • Tuntut Gaji Layak, PPPK Paruh Waktu Lapor ke DPRD Kota Cirebon
  • Bupati Cirebon Ajak Duta Besar Bulgaria Kerja Sama Industri
Media Cirebon
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
© 2026 PT Media Cirebon Kreatif.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.