Mediacirebon.id – Senyum bahagia terpancar dai raut muka Heni Suhaeni warga RW 02 Larangan, Kecamatan Harjamukti, Kota Cirebon. Rumah yang dulu tidak layak ditempati kini berubah menjadi rumah yang nyaman untuk keluarganya.
Heni yang berprofesi sebagai pedagang kopi di pinggir jalan tidak menyangka jika terpilih mendapatkan program Rutilahu yang uangnya bersumber dari urunan pengembang yang digagas Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP).
Saat berkunjung ke Kota Cirebon Menteri PKP mengajak pengembang dan berbankan urunan untuk program perbaikan Rutilahu. Dari hasil urunan terkumpul anggaran sebesar Rp600 juta.
Kepada wartawan Heni mengaku, rumahnya sudah lama rusak akibat dimakan usia. Bagian rumah yang ditempatinya sudah banyak yang rusak, terutama pada atap dan lantai. Apalagi saat musim hujan kerap banjir.
“Dulu prihatin, pada bocor dan banjir. Ya terpaksa mengungsi dari pada nanti celaka,” katanya, Selasa (13/1/2026)
Kini Heni dan keluarga sudah bisa tidur nyenyak saat hujan. Rasa khawatir dan cemas sudah tidak lagi dirasakan setelah rumahnya diperbaiki. Perbaikan meliputi bagian atap, tembok dan lantai.
“Terima kasih Pemkot Cirebon karena sudah memperbaiki rumah saya. Sekarang sudah aman dan nyaman,” kata Heni.
Sementara itu, Ketua RW 02 Larangan, Kecamatan Harjamukti, Kota Cirebon Miskadi mengatakan, pengajuan program Rutilahu untuk rumah ibu Heni sejak bulan lalu. Pemkot Cirebon kemudian setuju dan dilakukan perbaikan.
“Alhamdulillah cepat diproses.Saya menyadari bahwa dari seluruh rumah di wilayah saya, rumah ibu Heni yang sangat tidak layak,” ungkapnya.
Miskadi mengaku dalam program Rutilahu hanya penerima manfaat. Proses pengerjaan sendiri berlangsung selama dua pekan dengan bangunan yang diterbaiki pada bagian atap yang diganti baja ringan, pemasangan keramik dan perbaikan tembok.
“Kami hanya penerima manfaat, untuk pekerjanya semua ditentukan oleh dinas terkait. Cukup lama karena banyak yang rusak,” jelasnya. (Why)
