Close Menu
  • Utama
  • Wakil Rakyat
  • Serba Serbi
  • Ekbis
  • Kriminal
  • Viral
  • Wisata & Kuliner
  • Opini
Facebook X (Twitter) Instagram
Media Cirebon
Facebook X (Twitter) Instagram
SUBSCRIBE
  • Utama
  • Wakil Rakyat
  • Serba Serbi
  • Ekbis
  • Kriminal
  • Viral
  • Wisata & Kuliner
  • Opini
Media Cirebon
Home » Perantau Tidak Mudik, Kelurahan Kejaksan Berhasil Terapkan PPKM Mikro

Perantau Tidak Mudik, Kelurahan Kejaksan Berhasil Terapkan PPKM Mikro

Monday, 31 May 2021
Facebook Twitter Telegram WhatsApp Copy Link
Lurah Kejaksan tengah berkoordinasi dengan para RW terkait PPKM Mikro
Share
Facebook Twitter Telegram WhatsApp Copy Link

KEJAKSAN –  Warga perantau di Kelurahan Kejaksan, Kecamatan Kejaksan, Kota Cirebon sebagian besar tidak pulang ke kampung halaman. Selain banyak penyekatan, mereka khawatir tertular Covid-19.

“Kalau bedasarkan hasil laporan Satgas Covid-19, perantau tidak ada yang mudik,” kata Lurah Kejaksan, Caturwulan Anggraeni kepada mediacirebonid, Senin (31/5/2021)

Diakui Catur, pada lebaran kemarin, hanya menerima 8 pengajuan Surat Izin Keluar/Masuk (SIKM). Keperluan yang diajukan terdiri dari  4 keperluan pendidikan, 2 bekerja dan 2 menjenguk keluarga sakit.

“Cuman 8 orang tidak ada lagi yang minta SIKM,” tutur dia.

Lihat Juga :  Tingkatkan Literasi Digital, Kominfo MoU dengan PCNU Kabupaten Cirebon

Dari 10.107 jiwa yang tersebar di 7 RW, hanya ada 30 orang yang berstatus sebagai perantau dengan berpofesi sebagai pedagang. Mereka memutuskan tidak mudik dengan alasan rumit dalam perjalanan.

“Bedasarkan pengakuannya, kalau mudik nanti ada penyekatan belum menjalani tes antigen, jadi mending berlebaran di Kota Cirebon,” tutur dia.

Catur menjelaskan, demografi Kelurahan Kejaksan berbeda dengan kelurahan lain. Di Kelurahan Kejaksan sebagian besar penduduk asli yang sudah puluhan tahun tinggal di Kelurahan Kejaksan.

Lihat Juga :  Raisa Meriahkan Pensi Smanda Cirebon

“Kejaksan rata-rata penduduk asli semua. Yang perantau juga sekarang sudah menjadi warga Kota Cirebon,” ucapnya.

Artinya lanjut dia, Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) berjalan efektif. Bahkan ia mengklaim hampir 98 persen wilayah Kelurahan Kejaksan masuk kategori zona hijau.

“Sosialiasi yang kami sampaikan tepat sasaran. Kami juga tidak menutupi ada 2 kasus Covid-19 namun sudah ditangani Satgas Covid-19,” ungkapnya. [MC-03]

Share. Facebook Twitter Telegram WhatsApp Copy Link

Related Posts

Sampah di Jalan Utama By Pass Tengahtani Dibiarkan Menggunung

Wednesday, 17 June 2026 Utama

Masyarakat RW 08 Kanoman Selatan Kota Cirebon Tolak Perpanjangan Tower

Wednesday, 17 June 2026 Utama
Terbaru
  • Sampah di Jalan Utama By Pass Tengahtani Dibiarkan Menggunung
  • Masyarakat RW 08 Kanoman Selatan Kota Cirebon Tolak Perpanjangan Tower
  • Pertengahan Tahun 2026, PAD PBB di Kab Cirebon Masih Rendah
  • Jalan ke TPA Gunung Santri di Blokade, Ini Tunturan Warga Kepuh
  • Perpanjangan Izin Tower di Desa Cimara Kuningan Ditolak Warga
  • Dikabarkan Hilang dan Sakit Kronis, S Ditemukan Tewas di Dalam Musolah
Media Cirebon
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
© 2026 PT Media Cirebon Kreatif.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.