Close Menu
  • Utama
  • Wakil Rakyat
  • Serba Serbi
  • Ekbis
  • Kriminal
  • Viral
  • Wisata & Kuliner
  • Opini
Facebook X (Twitter) Instagram
Media Cirebon
Facebook X (Twitter) Instagram
SUBSCRIBE
  • Utama
  • Wakil Rakyat
  • Serba Serbi
  • Ekbis
  • Kriminal
  • Viral
  • Wisata & Kuliner
  • Opini
Media Cirebon
Home » Pemkot Cirebon Siapkan Antisipasi Lonjakan Kasus Covid-19 Pasca Libur Lebaran

Pemkot Cirebon Siapkan Antisipasi Lonjakan Kasus Covid-19 Pasca Libur Lebaran

Monday, 17 May 2021
Facebook Twitter Telegram WhatsApp Copy Link
Foto/ Setda Kota Cirebon
Share
Facebook Twitter Telegram WhatsApp Copy Link

KEJAKSAN – Pemerintah pusat meminta kepada pemerintah daerah untuk segera mengantisipasi lonjakan kasus Covid-19 pasca libur lebaran. Pengawasan kepada pemudik untuk lebih ditingkatkan, sebagai langkah antisipasi penularan Covid-19.

“Kepala daerah diminta dalam dua minggu ini tetap melakukan uji sampling (tes Covid-19) terhadap masyarakat yang datang dari daerahnya masing-masing apakah terkena Covid-19 atau tidak,” kata Azis usai rapat virtual, Senin (17/5/2021)

Untuk Kota Cirebon, dijelaskan Azis, data Covid-19 sampai saat ini terus menurun. Selain itu, ketersediaan tempat tidur dalam mengantisipasi adanya lonjakan kasus Covid-19 saat ini sudah siap.

“Rumah sakit baru terisi sekitar 25 persen, tempat isolasi seperti hotel sama, sehingga jika tidak ada hal yang “istimewa” (lonjakan kasus) Insya Allah Cirebon mampu mengatasi,” katanya.

Lihat Juga :  Perbaikan Jalan di Pekiringan Diawasi Langsung Walikota Cirebon

Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Cirebon, Drs menyampaikan, tracing dan testing menjadi kunci utama di dalam mengantisipasi lonjakan kasus pasca Idulfitri.

“Gubernur minta testing dan tracingnya pada skala mikro, jadi orang yang beberapa hari tidak kelihatan, berarti dia mudik, ya itu yang ditracing dan testing,” ungkap Agus.

Kota Cirebon, kata Agus, mengenai testing sudah dilakukan seperti di titik cek poin (posko siaga lebaran). Jika melihat data sampai tanggal 16 Mei 2021, total yang sudah dites rapid antigen ada 2848 orang terdiri dari 2.022 laki-laki dan 826 perempuan.

Lihat Juga :  Silaturahmi Lebaran Bersama Anies dan Habib Salim Segaf, AHY

“Dari total tersebut ada dua orang yang reaktif, itu warga luar Kota Cirebon yang melakukan perjalanan balik setelah mudik, kami koordinasi dengan pemerintah daerah tujuan mereka,” jelasnya.

Ruang isolasi apabila ada penambahan kasus dalam dua minggu ke depan sudah disiapkan.Kalaupun terjadi kondisi outbreak, Pemda Kota Cirebon akan membuka tenda darurat.

“Di Onos ada sekitar 25 tempat tidur terisi dari total 54 tempat tidur. Jangan sampai (outbreak), kesiapan rumah sakit Gunung Jati dan Ciremai Insya Allah siap, di Gunung Jati kapasitas 100 siap ditingkatkan menjadi 140 tempat tidur, begitupun RS Ciremai,” ungkapnya. [MC-03]

Share. Facebook Twitter Telegram WhatsApp Copy Link

Related Posts

Anggaran Penginapan DPRD Kab Cirebon Mencapai Rp4,31 Miliar

Wednesday, 15 April 2026 Utama

Tuntut Gaji Layak, PPPK Paruh Waktu Lapor ke DPRD Kota Cirebon

Wednesday, 15 April 2026 Utama
Terbaru
  • Anggaran Penginapan DPRD Kab Cirebon Mencapai Rp4,31 Miliar
  • Tuntut Gaji Layak, PPPK Paruh Waktu Lapor ke DPRD Kota Cirebon
  • Bupati Cirebon Ajak Duta Besar Bulgaria Kerja Sama Industri
  • Partai Garuda Siap Jadi Kontestan di Pemilu Kota Cirebon
  • Waspada Info Loker PT KAI, Ini Website Resminya
  • 3 Direksi BPR Bank Cirebon Jadi Tersangka Dugaan Korupsi, Negara Rugi Rp17 Miliar
Media Cirebon
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
© 2026 PT Media Cirebon Kreatif.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.