Close Menu
  • Home
  • Utama
  • Pilkada 2024
  • Kriminal
  • Serba Serbi
  • Ekbis
  • Wakil Rakyat
  • Viral
  • Opini
  • Wisata & Kuliner
Facebook X (Twitter) Instagram
Media Cirebon
Facebook X (Twitter) Instagram
SUBSCRIBE
  • Home
  • Utama
  • Pilkada 2024
  • Kriminal
  • Serba Serbi
  • Ekbis
  • Wakil Rakyat
  • Viral
  • Opini
  • Wisata & Kuliner
Media Cirebon
Home ยป Longsor Mengancam Warga Bantaran Sungai Benda Cirebon
Utama

Longsor Mengancam Warga Bantaran Sungai Benda Cirebon

Wednesday, 7 January 2026
Facebook Twitter Telegram WhatsApp Copy Link
ebing di pinggir sungai Kalilunyu, Sumurwuni, Kelurahan Argasunya, Kecamatan Harjamukti, Kota Cirebon mengalami longsor
Share
Facebook Twitter Telegram WhatsApp Copy Link

Mediacirebon.id – Banjir bandang di sungai Benda, Kelurahan Argasunya, Kecamatan Harjamukti, Kota Cirebon menyisakan trauma bagi warga yang tinggal di bantaran. Sebab pinggir sungai tanpa ada bronjong penahan longsor.

Bantaran sungai yang membentang dari jembatan Lebakngok hingga kawasan Masjid Kalilunyu ini sudah berupa tebing. Abrasi dengan waktu yang cukup lama membuat tebing khawatir longsor.

Dampak nyata terjadi salah satu jembatan penghubung di RT 04 RW 07 Sumurwuni mengalami pengikisan di bagian bawah konstruksi. Demi keselamatan, warga terpaksa menutup akses jembatan yang selama ini menjadi jalur utama menuju wilayah seberang.

Lihat Juga :  Pengurus DPK Apklindo Cirebon Resmi Dikukuhkan

Lurah Argasunya Mardiansyah mengatakan, kekhawatiran warga sudah berlangsung lama. Apalagi saat musim hujan dengan intensitas tinggi di wilayah Kuningan dan Kota Cirebon. Air sungai Benda meluap dengan ketinggian mencapai 3 meter.

“Hulu Sungai Benda ada di Kuningan. Kalau hujan besar pasti terjadi banjir bandang, di tambah Kota Cirebon hujan,” ungkapnya.

Keluhan warga sudah berlangsung bertahun-tahun dan telah disampaikan kepada Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Cimanuk-Cisanggarung. Namun belum ada tindak lanjut dari instansi terkait.

“Pengajuan penanganan ini sudah dilakukan sejak 2020, tapi sampai sekarang belum ada tindak lanjut,” paparnya.

Lihat Juga :  Kota Cirebon Wajib MyPertamina, Ini Lokasi Pendaftaran Offline

Dia menambahkan, pihak kelurahan kembali mengajukan usulan perbaikan, termasuk untuk jembatan yang terancam rusak, pada tahun 2023. Namun hingga kini, realisasi yang diharapkan belum juga terwujud.

“Sudah kami ajukan ulang pada 2023, tapi sampai sekarang belum ada kejelasan,” katanya.

Mardiansyah berharap adanya perhatian serius dari pihak terkait sebelum kondisi semakin memburuk. Pasalnya, jika pengikisan tebing terus terjadi, longsor akan mengancam langsung rumah-rumah warga.

“Harapannya segera ada langkah konkret agar risiko ini tidak semakin besar,” kata Mardiansyah. (Why)

 

 

Share. Facebook Twitter Telegram WhatsApp Copy Link
Previous ArticleKONI Kota Cirebon, Target 10 Besar di Porprov Jabar 2026
Next Article BRI Peduli Salurkan Bantuan bagi Warga Terdampak Banjir di Kabupaten Banjar

Related Posts

Agar Bansos Tepat Sasaran, Rumah Warga Mampu Ditempel Stiker

Thursday, 8 January 2026 Utama

Saldo Uang Urunan Menteri PKP di BAZNAS Hanya Rp265 juta

Thursday, 8 January 2026 Utama

KONI Kota Cirebon, Target 10 Besar di Porprov Jabar 2026

Wednesday, 7 January 2026 Utama
Media Cirebon
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
© 2026 PT Media Cirebon Kreatif.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.