Close Menu
  • Utama
  • Wakil Rakyat
  • Serba Serbi
  • Ekbis
  • Kriminal
  • Viral
  • Wisata & Kuliner
  • Opini
Facebook X (Twitter) Instagram
Media Cirebon
Facebook X (Twitter) Instagram
SUBSCRIBE
  • Utama
  • Wakil Rakyat
  • Serba Serbi
  • Ekbis
  • Kriminal
  • Viral
  • Wisata & Kuliner
  • Opini
Media Cirebon
Home » Lelang Terbuka, Cara Pemdes Bayalangu Kidul Manfaatkan Tanah Titisara

Lelang Terbuka, Cara Pemdes Bayalangu Kidul Manfaatkan Tanah Titisara

Tuesday, 17 September 2024
Facebook Twitter Telegram WhatsApp Copy Link
Pengukuran tanah usai lelang tanah titisara Desa Bayalangu Kidul, Kecamatan Gegesik, Kabupaten Cirebon
Share
Facebook Twitter Telegram WhatsApp Copy Link

Mediacirebon.id – Pemerintah Desa (Pemdes) Bayalangu Kidul, Kecamatan Gegesik, Kabupaten Cirebon memiliki cara unik dalam mengelola tanah titisara. Yakni melelang tanah tersebut secara terbuka kepada warga yang bersedia mengelola.

Total ada 7 hektare tanah titisara di blok Tegal Pangonan yang terbagi menjadi 250 bidang. Peserta lelang melibatkan ketua RT, LPM, BPD, Karang Taruna, hingga PKK, bahkan imam masjid dan guru ngaji

Kepala Desa Bayalangu Kidul, Sugiarto mengatakan, sengaja melelang tanah titisara agar masyarakat bisa merasakan mengelola tanah milik desa selama satu tahun. Uang hasil lelang akan disetorkan untuk kas desa.

Lihat Juga :  Masuk DCT, Wali Kota Cirebon Mundur Dari Jabatannya

“Tanah Tegal Pangonan sudah rutin dilakukan setiap tahunnya. Kami ingin masyarakat ikut merasakan mengelola tanah desa,” ujarnya, Selasa (17/9/2024).

Menurut Sugiarto, besaran harga lelang berdasarkan luas tanah dan kemampuan masyarakat. Sebagian besar tanah titisara akan ditanami padi atau tanaman palawija lainnya.

“Kami tidak sebutkan nilainya, yang pasti berdasarkan kesepakatan antara peserta lelang dengan pihak pemdes setempat,” tuturnya.

Dalam proses lelang disaksikan oleh pemdes dan instansi terkait di desa. Setelah disepakati, kemudian peserta lelangan melakukan pembayaran untuk masa pengelolaan tanah selama satu tahun.

Lihat Juga :  Promo Merdeka, Nama Agus Gratis Makan Baso di Mak'e

“Setelah pengukuran kemudian pembagian luas tanah peserta langsung membayar,” ujarnya.

Sugiarto berharap, dengan lelang tanah titisara masyarakat Bayalangu Kidul merasakan dalam mengelola aset desa dan kehidupan mereka semakin sejahtera serta mapan secara ekonomi. (Why)

 

Share. Facebook Twitter Telegram WhatsApp Copy Link

Related Posts

Anggaran Penginapan DPRD Kab Cirebon Mencapai Rp4,31 Miliar

Wednesday, 15 April 2026 Utama

Tuntut Gaji Layak, PPPK Paruh Waktu Lapor ke DPRD Kota Cirebon

Wednesday, 15 April 2026 Utama
Terbaru
  • Anggaran Penginapan DPRD Kab Cirebon Mencapai Rp4,31 Miliar
  • Tuntut Gaji Layak, PPPK Paruh Waktu Lapor ke DPRD Kota Cirebon
  • Bupati Cirebon Ajak Duta Besar Bulgaria Kerja Sama Industri
  • Partai Garuda Siap Jadi Kontestan di Pemilu Kota Cirebon
  • Waspada Info Loker PT KAI, Ini Website Resminya
  • 3 Direksi BPR Bank Cirebon Jadi Tersangka Dugaan Korupsi, Negara Rugi Rp17 Miliar
Media Cirebon
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
© 2026 PT Media Cirebon Kreatif.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.