Close Menu
  • Utama
  • Wakil Rakyat
  • Serba Serbi
  • Ekbis
  • Kriminal
  • Viral
  • Wisata & Kuliner
  • Opini
Facebook X (Twitter) Instagram
Media Cirebon
Facebook X (Twitter) Instagram
SUBSCRIBE
  • Utama
  • Wakil Rakyat
  • Serba Serbi
  • Ekbis
  • Kriminal
  • Viral
  • Wisata & Kuliner
  • Opini
Media Cirebon
Home » Komisi I Dorong BRT Trans Cirebon Dievaluasi, Ini Alasannya

Komisi I Dorong BRT Trans Cirebon Dievaluasi, Ini Alasannya

Tuesday, 9 August 2022
Facebook Twitter Telegram WhatsApp Copy Link
Komisi 1 DPRD Naik BRT
Anggota Komisi 1 DPRD Kota Cirebon diskusi dengan petugas di BRT. (Foto/ Ist)
Share
Facebook Twitter Telegram WhatsApp Copy Link

Mediacirebon.id – Komisi I DPRD Kota Cirebon menilai masyarakat kurang berminat naik BRT. Padahal BRT salah satu moda transportasi unggulan di Kota Cirebon dengan fasilitas lengkap dan memadai.

“Minatnya masih kurang, terbukti hanya ada beberapa penumpang,” kata Ketua Komisi I DPRD Kota Cirebon, Dani Mardani usai sidak BRT, Selasa (9/8/2022).

Dia mengatakan, tujuan masyarakat baik BRT hanya sekedar rekreasi semata. Artinya, fungsi utama BRT sebagai sarana transportasi untuk kegiatan sehari-hari belum berjalan maksimal.

“Alasan penumpang hanya jalan-jalan. Artinya belum menjadi kebutuhan masyarakat pengguna moda transsportasi darat,” kata dia.

Oleh sebab itu, Komisi I DPRD mendorong BRT dievaluasi. Selain rute relatif pendek, sosialisasi kepada masyarakat mengenai keberadaan angkutan umum harus ditingkatkan.

Lihat Juga :  Kecelakaan di Jalan By Pass Plumbon, Satu Orang Meninggal Dunia

“Ini perlu dievaluasi seberapa penting BRT di Kota Cirebon. Mengingat rutenya juga relatif pendek,” kata Dani

Evaluasi sambung Dani, menjadi sebuah keharusan. Sebab, dari 10 unit armada BRT, baru 4 unit saja yang beroperasi. Hal tersebut juga diperparah dengan jumlah penumpang yang sangat sedikit.

“Minat masyarakat sendiri masih kurang. Karena memang rutenya itu bukan ke tempat-tempat tujuan masyarakat,” ujarnya.

Selain itu Komisi I mendukung agar operasional BRT mendapat subsidi. Sebab, dengan tarif relatif murah dan jumlah penumpang sedikit, maka pendapatan dan operasional tidak seimbang.

“Besaran subsidi yang diperlukan sekitar Rp1,5 miliar. Buat kita tidak masalah subsidi sepanjang untuk kepentingan masyarakat. Tapi kalau yang naiknya sedikit, menurut saya sia-sia,” tuturnya.

Lihat Juga :  Insentif Nakes Sudah Cair, Namun Belum Dibayar Seluruhnya

Sementara itu, salah satu penumpang, Irma mengatakan, keberadaan BRT sebenarnya akan sangat membantu jika rute operasionalnya mengarah ke pusat Kota Cirebon.

Warga Kelurahan Argasunya ini berharap, agar pihak pengelola BRT bisa menambah trayek yang mengarah ke pusat kota. Sehingga, layanan dan fasilitas dari angkutan umum tersebut bisa benar-benar terasa manfaatnya.

“Kekurangannya belum bisa menjangkau ke pusat kota. Padahal itu yang kita butuhkan. Tapi kalau untuk wisata jalan-jalan, keberadaan BRT ini sangat membantu,” kata Irma.

Share. Facebook Twitter Telegram WhatsApp Copy Link

Related Posts

Anggaran Penginapan DPRD Kab Cirebon Mencapai Rp4,31 Miliar

Wednesday, 15 April 2026 Utama

Tuntut Gaji Layak, PPPK Paruh Waktu Lapor ke DPRD Kota Cirebon

Wednesday, 15 April 2026 Utama
Terbaru
  • Anggaran Penginapan DPRD Kab Cirebon Mencapai Rp4,31 Miliar
  • Tuntut Gaji Layak, PPPK Paruh Waktu Lapor ke DPRD Kota Cirebon
  • Bupati Cirebon Ajak Duta Besar Bulgaria Kerja Sama Industri
  • Partai Garuda Siap Jadi Kontestan di Pemilu Kota Cirebon
  • Waspada Info Loker PT KAI, Ini Website Resminya
  • 3 Direksi BPR Bank Cirebon Jadi Tersangka Dugaan Korupsi, Negara Rugi Rp17 Miliar
Media Cirebon
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
© 2026 PT Media Cirebon Kreatif.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.