Close Menu
  • Home
  • Utama
  • Pilkada 2024
  • Kriminal
  • Serba Serbi
  • Ekbis
  • Wakil Rakyat
  • Viral
  • Opini
  • Wisata & Kuliner
Facebook X (Twitter) Instagram
Media Cirebon
Facebook X (Twitter) Instagram
SUBSCRIBE
  • Home
  • Utama
  • Pilkada 2024
  • Kriminal
  • Serba Serbi
  • Ekbis
  • Wakil Rakyat
  • Viral
  • Opini
  • Wisata & Kuliner
Media Cirebon
Home » Kemendukbangga Bersama Mitra, Bedah Rumah, Perbaikan Sanitasi Dan Bantu Nutrisi  di Sukabumi
Utama

Kemendukbangga Bersama Mitra, Bedah Rumah, Perbaikan Sanitasi Dan Bantu Nutrisi  di Sukabumi

Tuesday, 13 January 2026
Facebook Twitter Telegram WhatsApp Copy Link
Kunjungan kerja Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala BKKBN, Wihaji ke Sukabumi
Share
Facebook Twitter Telegram WhatsApp Copy Link

Mediacirebon.id – BKKBN bersama para mitra kerja memperkuat upaya penurunan stunting di Kabupaten Sukabumi melalui program bedah rumah, perbaikan sanitasi, serta bantuan nutrisi bagi keluarga risiko stunting (KRS). Langkah ini dilakukan sebagai bentuk kehadiran negara dalam menyelamatkan generasi masa depan. 

Kegiatan tersebut dilaksanakan melalui Program Genting (Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting) dengan menyasar langsung keluarga yang telah terverifikasi masuk kategori KRS.

Dalam kunjungan lapangannya, Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala BKKBN, Wihaji beserta rombongan mitra kerja seperti Lasizmu, Rotari Indonesia, KitaBisa didampingi Bupati, Dandim, serta unsur terkait lainnya.

Hasil verifikasi menunjukkan bahwa keluarga yang dikunjungi memang menghadapi persoalan mendasar, mulai dari keterbatasan akses air bersih, kondisi rumah tidak layak huni, sanitasi buruk, hingga minimnya asupan gizi. Faktor-faktor tersebut menjadi pemicu utama risiko stunting.

“Yang paling penting adalah menyelamatkan generasi berikutnya. Anak-anak ini harus kita jaga agar ke depan kehidupannya jauh lebih baik. Karena itu, pemerintah wajib hadir,” disampaikan Wihaji.

Lihat Juga :  Ingin Tingkatkan Prestasi, Andi Lie Daftar Calon Ketua KONI

“Melalui Program Genting, pemerintah tidak hanya memberikan bantuan sementara, tetapi melakukan intervensi menyeluruh. Dua rumah keluarga KRS akan direnovasi melalui program rumah tidak layak huni, dilengkapi pembangunan MCK, penyediaan air bersih, serta bantuan asupan gizi yang diberikan selama enam bulan dan tetap dalam pengawasan Tim Pendamping Keluarga (TPK),” tambahnya.

Salah satu keluarga yang mendapat perhatian khusus adalah keluarga Alm. Raya yang sebelumnya sempat menjadi sorotan publik. Pemerintah memastikan rumah tersebut kini telah memiliki hunian layak, sanitasi memadai, serta akses air bersih. Seluruh fasilitas dasar telah diperbaiki dan bisa digunakan oleh keluarganya.

Apalagi saat ini Ibunda Alm. Raya sudah melahirkan adik Raya pada 4 Januari 2026 yang lalu yang diberi nama Raina Raya Nurrizky. Mendukbangga, Wihaji mengingatkan agar ibunya memberikan ASI eksklusif secara penuh.

“Anak ini amanah Allah, mesti kita jaga, mulai dari penuhi kebutuhan ASI eksklusif-nya, jangan dikasih makanan pendamping yang lain dulu sampai 6 bulan dan ibunya juga ikut ber-KB jangka panjang agar pengasuhan anaknya bisa optimal,” pesannya.

Lihat Juga :  Pandemi Membaik, Pemerintah Izinkan Mudik dan Tarawih Berjamaah

Selain intervensi fisik, edukasi kepada keluarga menjadi bagian penting dari program. Petugas lapangan diingatkan bahwa perubahan perilaku tidak bisa dicapai secara instan. Pendampingan harus dilakukan secara bertahap, konsisten, dan penuh kesabaran agar pola hidup sehat benar-benar diterapkan.

Periode 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK) ditegaskan sebagai fase paling menentukan. Jika fase ini dapat dijaga dengan baik, risiko stunting dapat dicegah secara optimal. Sebaliknya, jika anak sudah mengalami stunting, peluang pemulihan hanya sekitar 20 persen.

“Anak-anak ini memiliki hak untuk tumbuh sehat dan menjadi generasi penerus bangsa. Menyelamatkan satu anak berarti menyelamatkan satu generasi,” tegas Wihaji.

Melalui sinergi Kemendukbangga/BKKBN, pemerintah daerah, serta para mitra, Program Genting diharapkan menjadi model intervensi berkelanjutan dalam membangun keluarga Indonesia yang sehat, mandiri, dan berkualitas.

Share. Facebook Twitter Telegram WhatsApp Copy Link
Previous ArticlePerbaikan Rutilahu Ibu Heni Dari Dana Urunan Menteri PKP
Next Article Samsat Sumber Sisir Kendaraan Nunggak Pajak di Komplek Pemda

Related Posts

Pemkot dan KONI Mulai Persiapan PORPROV XVJabar 2026

Friday, 30 January 2026 Utama

Tahun 2025, Daop 3 Cirebon Tutup 16 Palang Pintu Ilegal

Friday, 30 January 2026 Utama

Tengah Dikaji, BUMD Barjas Akan Berdiri di Kabupaten Cirebon

Friday, 30 January 2026 Serba Serbi
Media Cirebon
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
© 2026 PT Media Cirebon Kreatif.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.