Close Menu
  • Utama
  • Wakil Rakyat
  • Serba Serbi
  • Ekbis
  • Kriminal
  • Viral
  • Wisata & Kuliner
  • Opini
Facebook X (Twitter) Instagram
Media Cirebon
Facebook X (Twitter) Instagram
SUBSCRIBE
  • Utama
  • Wakil Rakyat
  • Serba Serbi
  • Ekbis
  • Kriminal
  • Viral
  • Wisata & Kuliner
  • Opini
Media Cirebon
Home ยป Jadi Korban Love scamming, WS Minta KDM Turun Tangan

Jadi Korban Love scamming, WS Minta KDM Turun Tangan

Monday, 8 December 2025
Facebook Twitter Telegram WhatsApp Copy Link
Perempuan asal Surabaya berinisial WS (46) menjadi korban Love scamming oleh pria berkebangsaan kamerun yang sudah menjadi WNI
Share
Facebook Twitter Telegram WhatsApp Copy Link

Mediacirebon.id – Perempuan asal Surabaya berinisial WS (46) menjadi korban Love scamming oleh pria berkebangsaan kamerun yang sudah menjadi WNI. Akibat Love scamming uang korban sebesar Rp2,1 miliar dicuri oleh pelaku.

WS menceritakan awal pertemuan dengan pria asal Kamerun yang bernama asli Heric Simphorien Mbouya dan memakai nama samaran William. Waktu itu perkenalan WS dengan Wiliam di Apartement Menara Jakarta.

“Singkat cerita kami bertemu di tempat Gym kemudian memperkenalkan diri. Wiliam mengaku ingin mengenal indonesia dan meminta nomor telpon. Awalnya menolak, tapi dia terus meminta akhirnya saya berikan,” kata WS kepada wartawan, Senin (9/12/2025)

Wiliam kepada WS mengaku bekerja di UNICEF lembaga PBB yang fokus dalam perlindungan hak anak di seluruh dunia. Komunikasi keduanya semakin inten hingga bertemu sebanyak 8 kali.

Lihat Juga :  Rapat Bersama Dispora, Komisi III Minta Maksimalkan Potensi Pemuda dan Pembinaan Atlet

“Kami saling berkomunikasi dan bertemu beberapa kali. Apa yang disampaikan oleh Wiliam saya percaya saja padahal faktanya bohong,” katanya.

Wiliam kemudian mengaku dipecat dari pekerjaannya dan ingin berbisnis. Dia kemudian meminta uang untuk modal usaha sebesar Rp2,1 miliar. WS menuruti kemauan Wiliam karena iba. Setelah mendapatkan uang Wiliam kemudian hilang entah kemana.

“Saya selalu percaya omongan dia sampai mau menyerahkan uang hasil jeripayah selama bekerja. Apalagi nilainya sampai miliaran,” ujar WS.

WS kemudian melaporkan perbuatan Wiliam ke Polres Jakarta Pusat pada 12 Januari 2025. Lantaran tidak ada kabar dari pihak kepolisian akhirnya WS mencari keberadaan pelaku. Informasi dari rekannya Wiliam berada di perumahan di Kecamatan Kedawung, Kabupaten Cirebon.

Lihat Juga :  PSGJ Optimis Manajemen Baru Harumkan Nama Cirebon

“Saya langsung temui dan bertemu istrinya. Saya jelaskan semuanya dan istrinya enggan membuka ruang diskusi terkesan menutupi keberadaan pelaku. Apalagi istrinya mengaku pernah dikirim uang dari Wiliam,” jelas WS.

WS meminta kepada Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi untuk turun tangan menyelesaikan persoalan ini. Dia pun hanya meminta uang yang sudah diambil dikembalikan lagi dan siap untuk mediasi.

“Saya hanya ingin uangnya kembali itu saja. Oleh sebab itu saya minta Gubernur Jawa Barat membantu karena ada warganya yang sudah berbuat jahat kepada saya,” tegasnya. (Why)

Share. Facebook Twitter Telegram WhatsApp Copy Link

Related Posts

Anggaran Penginapan DPRD Kab Cirebon Mencapai Rp4,31 Miliar

Wednesday, 15 April 2026 Utama

Tuntut Gaji Layak, PPPK Paruh Waktu Lapor ke DPRD Kota Cirebon

Wednesday, 15 April 2026 Utama
Terbaru
  • Anggaran Penginapan DPRD Kab Cirebon Mencapai Rp4,31 Miliar
  • Tuntut Gaji Layak, PPPK Paruh Waktu Lapor ke DPRD Kota Cirebon
  • Bupati Cirebon Ajak Duta Besar Bulgaria Kerja Sama Industri
  • Partai Garuda Siap Jadi Kontestan di Pemilu Kota Cirebon
  • Waspada Info Loker PT KAI, Ini Website Resminya
  • 3 Direksi BPR Bank Cirebon Jadi Tersangka Dugaan Korupsi, Negara Rugi Rp17 Miliar
Media Cirebon
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
© 2026 PT Media Cirebon Kreatif.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.