Close Menu
  • Home
  • Utama
  • Pilkada 2024
  • Kriminal
  • Serba Serbi
  • Ekbis
  • Wakil Rakyat
  • Viral
  • Opini
  • Wisata & Kuliner
Facebook X (Twitter) Instagram
Media Cirebon
Facebook X (Twitter) Instagram
SUBSCRIBE
  • Home
  • Utama
  • Pilkada 2024
  • Kriminal
  • Serba Serbi
  • Ekbis
  • Wakil Rakyat
  • Viral
  • Opini
  • Wisata & Kuliner
Media Cirebon
Home ยป Harga Beras di Kota Cirebon Sulit Turun, Ini Sebabnya
Utama

Harga Beras di Kota Cirebon Sulit Turun, Ini Sebabnya

Wednesday, 22 May 2024
Facebook Twitter Telegram WhatsApp Copy Link
Beras SPHP tengah diturunkan dari truk pengangkut di depan Balai Kota Cirebon. (Why)
Share
Facebook Twitter Telegram WhatsApp Copy Link

Mediacirebon.id – Harga beras medium dan premium di Kota Cirebon masih di atas Harga Eceran Tertinggi (HET). Saat ini harga beras medium sebesar Rp13.000 per kilogram sementara harga beras premium sebesar Rp14.000 per kilogram, sementara HET sebesar Rp12.000 per kilogram.

Kepala Dinas Kepala Dinas Ketahanan Pangan Pertanian dan Perikanan (DKPPP) Kota Cirebon Elmi Masruroh mengakui harga beras sulit turun. Padahal stok beras sampai dengan bulan ini cukup berlimpah. Di tambah stok beras SPHP di gudang bulog Cirebon.

Lihat Juga :  Tekan Kenaikan Harga Beras, Bulog Cirebon Akan Salurkan Bansos

“Kalau di banding bulan lalu harganya cenderung turun, memang belum menyentuh HET yang ditetapkan pemerintah,” ujar Elmi kepada wartawan, Rabu (22/5/2024).

Elmi memprediksi sulitnya harga beras turun karena panen raya belum merata. Khususnya di daerah pemasok beras di Kota Cirebon yakni Kabupaten Cirebon dan Kabupaten Indramayu.

“Bulan Mei sampai Juli itu panen raya. Belum semua daerah melaksanakan hal. Itu,” paparnya.

Peroalan harga beras turun diprediksi Elmi karena kenaikan harga gabang di tingkat petani. Harga gabah berdasarkan info dari petani di kisaran Rp7000 per kilogram.

Lihat Juga :  Perselisihan Dian Anic dan Tuan Hajat di Pilangsari Berakhir Damai

“Harga gabah kering giling juga masih cukup tinggi, jadi harga beras masih sulit untuk turun,” ungkap Elmi.

Pemerintah tetap berupaya mengembalikan harga beras sesuai HET dengan berbagai cara. Salah satunya Gerakan Pasar Murah (GPM) yang masif dilakukan setiap bulan.

“Saya optimis harganya bisa kembali normal seperti sebelum kenaikan,” tuturnya. (Why)

harga beras harga eceran teringgi Petani Cirebon
Share. Facebook Twitter Telegram WhatsApp Copy Link
Previous ArticlePemkab Cirebon Raih Opini WTP ke-9 Kali Berturut-turut
Next Article Liburan Waisak, Daop 3 Cirebon Siapkan 20 Ribu Tempat Duduk

Related Posts

Lempar Batu pada Kereta Api Terancam Sanksi Pidana

Friday, 9 January 2026 Utama

Masih Buang Sembarangan, Sampah Menumpuk di Sungai Kedungpane

Friday, 9 January 2026 Utama

Agar Bansos Tepat Sasaran, Rumah Warga Mampu Ditempel Stiker

Thursday, 8 January 2026 Utama
Media Cirebon
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
© 2026 PT Media Cirebon Kreatif.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.