Mediacirebon.id – Bus pariwisata berukuran besar tersangkut di Gapura RW 06 Tanda Barat, Kelurahan Kebon Baru, Kecamatan Kejaksan, Selasa (24/2/2026). Bus pariwisata berwarna hijau terjepit diantara gapura yang tingginya tak cukup membuat bus bisa melintas.
Bus pariwisata PO Subur Jaya dengan nomor polisi K 7300 OM tersebut terjepit cukup lama.
Badan bus bagian atas tersangkut pada konstruksi gapura, sehingga kendaraan terpaksa berhenti karena sulit maju maupun mundur.
Sopir bus, Joko, mengaku terkejut saat menyadari bagian atas kendaraannya membentur gapura. Awalnya dia memperkirakan gapura lebih tinggi dari bus.
“Saya kaget saat melintas, tiba-tiba terdengar suara benturan dan bus tertahan, jadi langsung berhenti,” ungkap Joko.
Joko menjelaskan, bus yang dikendarai membawa rombongan dari Jawa Tengah, yang melakukan kunjungan kerja ke Kantor Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Cirebon yang berkantor di Tanda Barat.
“Kami membawa rombongan Komisi 1 DPRD Kabupaten Pati beserta jajaran Sekretariat Dewan (Setwan),” sebut Joko.
Berdasarkan pantauan di lapangan, proses evakuasi bus berlangsung cukup dramatis, Dishub Kota Cirebon mengerahkan satu unit mobil crane untuk mengangkat atau menggeser bagian bus yang tersangkut guna meminimalisir kerusakan pada bangunan gapura maupun kendaraan.
Setelah sekitar 30 menit, badan bus akhirnya bisa dievakuasi dengan cara dipaksa mundur dengan badan gapura ditahan oleh crane.
Namun imbasnya, kondisi gapura miring karena ikut bergerak saat bus mundur.
“Kita akan bongkar, karena sudah miring dan membahayakan, kita sedang tunggu alat berat dari DPUTR untuk membongkar gapura, karena tonasenya cukup berat,” kata Sekretaris Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Cirebon, Hanry David. (Why)
