Close Menu
  • Utama
  • Wakil Rakyat
  • Serba Serbi
  • Ekbis
  • Kriminal
  • Viral
  • Wisata & Kuliner
  • Opini
Facebook X (Twitter) Instagram
Media Cirebon
Facebook X (Twitter) Instagram
SUBSCRIBE
  • Utama
  • Wakil Rakyat
  • Serba Serbi
  • Ekbis
  • Kriminal
  • Viral
  • Wisata & Kuliner
  • Opini
Media Cirebon
Home » Bau Menyengat Ganggu Warga, BPBD Cek Lokasi Semburan Lumpur di Desa Cipanas

Bau Menyengat Ganggu Warga, BPBD Cek Lokasi Semburan Lumpur di Desa Cipanas

Tuesday, 1 June 2021
Facebook Twitter Telegram WhatsApp Copy Link
BPBD bersama aparat Desa Cipanas, Kecamatan Dukupuntang, Kabupaten Cirebon tinjau lokasi semburan lumpur
Share
Facebook Twitter Telegram WhatsApp Copy Link

DUKUPUNTANG – Kemunculan semburan lumpur di Desa Cipanas, Kecamatan Dukupuntang, Kabupaten Cirebon diresahkan warga setempat. Aktivitas semburan lumpur itu menimbulkan bau menyengat belerang.

Petugas BPBD pun meninjau lokasi untuk memastikan pencemaran udara dari aktivitas semburan lumpur itu membahayakan warga atau tidak.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Cirebon, Alex Suheriawan mengatakan, warga mengeluh dengan bau belerang yang ditimbulkan dari semburan lumpur. Lokasi lumpur berjarak 400 meter dari pemukiman penduduk.

Dari penuturan warga, saat pagi hari bau belerang lebih kuat ketimbang pada siang hari.

Lihat Juga :  Danlantamal III : Vaksinasi Pelajar Demi Herd Immunity Saat PTM

“Kedatangan kami atas dasar laporan dari warga yang terganggu dengan bau semburan lumpur,” ungkap dia saat meninjau lokasi semburan lumpur, Selasa (1/6).

Alex meminta kepada masyarakat di sekitar semburan lumpur untuk menjauh sementara waktu. Di samping itu, petugas juga memasang garis pembatas radius 100 meter agar warga tidak mendekati lokasi.

“Sementara sebagai antisipasi kami pasang garis pembatas dulu,” katanya

Langkah selanjutnya, BPBD pun akan berkoordinasi dengan BMKG dan instansi terkait untuk meneliti penyebab munculnya semburan lumpur disertai bau menyengat. Petugas sudah meminimalisir dampak dari semburan lumpur itu dan berharap bau menyengat tidak meluas.

Lihat Juga :  Kurang Konsentrasi, Truk Pengangkut Motor Tabrak 4 Mobil di Tegalgubug

“Secepatnya kami koordinasi dengan instansi yang paham dengan semburan lumpur,” tutur dia.

Alex menambahkan, sejauh ini Warga enggan melapor adanya aktivitas semburan lumpur. Sebab, warga tidak merasakan berdampak yang serius. Terlebih, keberadaannya sudah ada sejak dulu.

“Baru ini warga melapor. Hanya bau saja yang menganggu, kalau dampaknya tidak siginfikan apalagi sudah ada dari puluhan tahun lalu,” tuturnya. [MC-02] 

Share. Facebook Twitter Telegram WhatsApp Copy Link

Related Posts

Anggaran Penginapan DPRD Kab Cirebon Mencapai Rp4,31 Miliar

Wednesday, 15 April 2026 Utama

Tuntut Gaji Layak, PPPK Paruh Waktu Lapor ke DPRD Kota Cirebon

Wednesday, 15 April 2026 Utama
Terbaru
  • Anggaran Penginapan DPRD Kab Cirebon Mencapai Rp4,31 Miliar
  • Tuntut Gaji Layak, PPPK Paruh Waktu Lapor ke DPRD Kota Cirebon
  • Bupati Cirebon Ajak Duta Besar Bulgaria Kerja Sama Industri
  • Partai Garuda Siap Jadi Kontestan di Pemilu Kota Cirebon
  • Waspada Info Loker PT KAI, Ini Website Resminya
  • 3 Direksi BPR Bank Cirebon Jadi Tersangka Dugaan Korupsi, Negara Rugi Rp17 Miliar
Media Cirebon
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
© 2026 PT Media Cirebon Kreatif.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.