Close Menu
  • Utama
  • Wakil Rakyat
  • Serba Serbi
  • Ekbis
  • Kriminal
  • Viral
  • Wisata & Kuliner
  • Opini
Facebook X (Twitter) Instagram
Media Cirebon
Facebook X (Twitter) Instagram
SUBSCRIBE
  • Utama
  • Wakil Rakyat
  • Serba Serbi
  • Ekbis
  • Kriminal
  • Viral
  • Wisata & Kuliner
  • Opini
Media Cirebon
Home » APJATEL Jabar: Provider Diminta Patuh Kebijakan Daerah

APJATEL Jabar: Provider Diminta Patuh Kebijakan Daerah

Thursday, 19 February 2026
Facebook Twitter Telegram WhatsApp Copy Link
Petugas provider tengah mengikat kabel yang sermawut di Kota Cirebon
Share
Facebook Twitter Telegram WhatsApp Copy Link

Mediacirebon.id – Asosiasi Penyelenggara Jaringan Telekomunikasi ·(APJATEL) Jawa Barat meminta provider patuh terhadap kebijakan di setiap daerah, salah satunya di Kota Cirebon. Terlebih keberadaan kabel sangat menganggu estetika kota. 

Seperti diberitakan sebelumnya, Pemerintah Kota (Pemkot) Cirebon mulai merapihkan kabel yang menjuntai di ruas jalan protokol. Sebelum kabel di tanam dengan metode ducting, untuk sementara kabel iikat atau braiding.

Ketua APJATEL Jawa Barat, Yudiana Arifin mengatakan, pihaknya melibatkan 18 provider di Kota Cirebon dalam proses braiding. Dengan personel yang ada pihaknya yakin sebulan proses braiding selesai.

Lihat Juga :  Mukercab PCNU Kota Cirebon, Ini Program yang Diperkuat Lima Tahun ke Depan

“Provider yang lebih memahami cara braiding jadi kamu libatkan semuanya. Semoga selesai sesuai target,’ kata Arifin kepada wartawan, Kamis (19/2/2026)

Masih kata Arifin, sembari braiding, pihaknya mematangkan proses ducting. Sebab sebelum dilakukan ducting pihak provider harus menandatangani MoU dengan pemerintah. Untuk memastikan ducting kabel berjalan dengan baik dan tidak ada pihak yang dirugikan.

“Harus ada kepastian hukum dan kesepakatan yang jelas demi menjaga iklim bisnis telekomunikasi berjalan dengan baik dengan aturan yang baru,” kata Arifin.

Secara teknis sambung Arifin, ketika nanti ducting sudah berjalan, maka provider harus menyediakan kabel baru dengan ukuran menyesuaikan kebutuhan. Mengenai anggaran provider yang bertanggungiawab, bukan pemerintah.

Lihat Juga :  Prabowo Tinjau Langsung Uji Coba Program MBG di Kota Cirebon

“Jelas berbeda antara kabel di atas dan di bawah jadi harus ganti yang baru. Anggaran rereoangan antar provider,” katanya.

Arifin menyadari keberadaan kabel yang menjuntai sermawut di sepanjang jalan protokol mengganggu estetika kota. Menurut Arifin, banyaknya kabel lantaran persaingan provider dalam menyediakan jaringan telekomunikasi untuk pelanggan.

“Sayangnya esetika kota tidak dijaga dengan baik. Parahnya bukan hanya kabel tapi juga banyak tiang berdiri bukan pada tempatnya,” tambah Arifin.

Share. Facebook Twitter Telegram WhatsApp Copy Link

Related Posts

Anggaran Penginapan DPRD Kab Cirebon Mencapai Rp4,31 Miliar

Wednesday, 15 April 2026 Utama

Tuntut Gaji Layak, PPPK Paruh Waktu Lapor ke DPRD Kota Cirebon

Wednesday, 15 April 2026 Utama
Terbaru
  • Anggaran Penginapan DPRD Kab Cirebon Mencapai Rp4,31 Miliar
  • Tuntut Gaji Layak, PPPK Paruh Waktu Lapor ke DPRD Kota Cirebon
  • Bupati Cirebon Ajak Duta Besar Bulgaria Kerja Sama Industri
  • Partai Garuda Siap Jadi Kontestan di Pemilu Kota Cirebon
  • Waspada Info Loker PT KAI, Ini Website Resminya
  • 3 Direksi BPR Bank Cirebon Jadi Tersangka Dugaan Korupsi, Negara Rugi Rp17 Miliar
Media Cirebon
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
© 2026 PT Media Cirebon Kreatif.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.