Close Menu
  • Home
  • Utama
  • Pilkada 2024
  • Kriminal
  • Serba Serbi
  • Ekbis
  • Wakil Rakyat
  • Viral
  • Opini
  • Wisata & Kuliner
Facebook X (Twitter) Instagram
Media Cirebon
Facebook X (Twitter) Instagram
SUBSCRIBE
  • Home
  • Utama
  • Pilkada 2024
  • Kriminal
  • Serba Serbi
  • Ekbis
  • Wakil Rakyat
  • Viral
  • Opini
  • Wisata & Kuliner
Media Cirebon
Home ยป Anggaran Belum Cair, Jadwal Reses Diprediksi Mundur
Wakil Rakyat

Anggaran Belum Cair, Jadwal Reses Diprediksi Mundur

Thursday, 16 March 2023
Facebook Twitter Telegram WhatsApp Copy Link
Ketua DPRD Kota Cirebon, Ruri Tri Lesmana mempertanyakan komitmen pemkot terkait agenda reses. (Foto: Ist)
Share
Facebook Twitter Telegram WhatsApp Copy Link

Mediacirebon.id – Agenda bertemu rakyat atau reses DPRD Kota Cirebon diprediksi mundur. Padahal bedasarkan agenda Bamus, reses berlangsung pada tanggal 16,17, 20 dan 21 Maret 2023. Agenda reses juga telah disepakati TPAD Kota Cirebon.

“Kami masih belum tahu kapan reses mulai digelar,” kata Ketua DPRD Kota Cirebon, Ruri Tri Lesmana di ruang kerjanya, Kamis (16/3/2023).

Bedasarkan komunikasi dengan sekretariat, anggaran reses untuk 35 anggota DPRD Kota Cirebon telah diajukan ke DPKPD. Namun, belum ada kepastian kapan anggaran bisa cair.

Lihat Juga :  Satpol PP Bahas Penertiban Bangunan Liar di Sempadan Sungai

“Diajukan hari Selasa, tapi sampai kamis belum cair. Info terakhir Kepala DPKPD tengah keluar kota,” jelasnya.

Menurut Ruri, seharusnya jika ada agenda lain, Kepala DPKPD mendelegasikan ke pegawainya untuk segera memproses reses DPRD. Terlebih, pada rapat lalu, TPAD menyetujui reses bakal di gelar sesuai jadwal.

“Kalau sudah seperti ini, jadwal Bamus yang sudah diatur, otomatis bergeser semuanya,” ungkap Ruri.

Masih kata Ruri, sejumlah anggota DPRD telah melaksanakan reses menggunakan uang pribadi. Hal seperti ini, seharusnya tidak terjadi jika legislatif dan eksekutif saling mendukung kegiatan.

Lihat Juga :  Generasi Milenial Cirebon Sampaikan Ini ke AHY

“Karena sudah janji ke rakyat ya terpaksa pakai uang pribadi. Padahal hal seperti itu tidak dibenarkan, karena pemkot sudah menganggarkan,” ungkapnya.

Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Kota Cirebon, Handarujati Kalamullah mempertanyakan komitmen TPAD. Sebab, persoalan ini sudah dibahas sejak pekan lalu. Harusnya kondisi seperti tidak terjadi jika saling berkomitmen.

“Kami sudah bahas jauh-jauh hari, apalagi tahun politik. Kami tidak ingin masyarakat kecewa, justru kami kecewa dengan sikap pemkot Cirebon. (Why)

Dprdkotacirebon Ketuadprd Resesdprd
Share. Facebook Twitter Telegram WhatsApp Copy Link
Previous ArticleGuru “Nyinyir” Ke Gubernur Jabar, Ternyata Bermasalah
Next Article Ingat, Penumpang Kereta Masih Wajib Vaksin Booster

Related Posts

Rawan Ambruk, Rekomendasi Komisi II DPRD Disnaker Pindah Kantor

Tuesday, 27 January 2026 Wakil Rakyat

Satpol PP Bahas Penertiban Bangunan Liar di Sempadan Sungai

Sunday, 25 January 2026 Wakil Rakyat

Komisi II Minta DUPTR Fokus Tangani Banjir dan Infrastruktur Tahun 2026

Wednesday, 21 January 2026 Wakil Rakyat
Media Cirebon
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
© 2026 PT Media Cirebon Kreatif.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.