Close Menu
  • Home
  • Utama
  • Pilkada 2024
  • Kriminal
  • Serba Serbi
  • Ekbis
  • Wakil Rakyat
  • Viral
  • Opini
  • Wisata & Kuliner
Facebook X (Twitter) Instagram
Media Cirebon
Facebook X (Twitter) Instagram
SUBSCRIBE
  • Home
  • Utama
  • Pilkada 2024
  • Kriminal
  • Serba Serbi
  • Ekbis
  • Wakil Rakyat
  • Viral
  • Opini
  • Wisata & Kuliner
Media Cirebon
Home ยป Ratusan Tanah Warga Sukapura Masih Tercatat di Kabupaten Cirebon
Utama

Ratusan Tanah Warga Sukapura Masih Tercatat di Kabupaten Cirebon

Tuesday, 30 May 2023
Facebook Twitter Telegram WhatsApp Copy Link
Warga Sukapura, Kecamatan Kejaksan, Kota Cirebon mendatangi BPN Kabupaten Cirebon. (Foto/ Ist)
Share
Facebook Twitter Telegram WhatsApp Copy Link

Mediacirebon.id – Meski tapal batas antara Kota Cirebon dan Kabupaten Cirebon telah disepakati, namun tak serta-merta persoalan lain selesai.

Setelah rampung persoalan Administrasi Kependudukan (Adminduk), kini warga RT 5, RT 6 dan RT 9 di RW 10 Sukapura, Kecamatan Kejaksan minta peralihan pencatatan Sertifikat Hak Milik (SHM)

Sejumlah warga setempat, pada Selasa (30/5/2023) mendatangi kantor BPN Kabupaten Cirebon dan Kota Cirebon. Mereka meminta peralihan SHM segera ditangani. Dengan dasar Permendagri Nomor 75 Tahun 2018.

“Kami datang ke BPN Kabupaten Cirebon dan Kota Cirebon ingin masalah peralihan pencatatan segera selesai. Sebab jika dihitung dari terbitnya aturan tersebut, sudah 5 tahun tak kunjung selesai,” kata Ketua Kelompok Percepatan Alih Catat SHM, Jaja Sulaeman. Selasa (30/5/2023).

Lihat Juga :  Kemendagri Izinkan Kota Cirebon Diperluas Asal Bedasarkan Kajian

Selama ini, lanjut Jaja, warga merasa resah dengan status tanah yang dimilikinya. Lantaran berada di wilayah Kota Cirebon, namun masih tercatat di BPN Kabupaten Cirebon. Total ada sebanyak 164 SHM yang dalam kondisi tersebut.

“Kami bayar Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) di Pemkot Cirebon, tapi statusnya masih ada di Kabupaten Cirebon,” ujarnya.

Menurut Jaja, persoalan peralihan pencatatan menemui titik terang saat datang BPN kedua daerah. Lembaga vertikal ini menyarankan untuk pendataan ulang, sembari BPN menelaah aturan terkait peralihan pencatatan.

Lihat Juga :  Kolab Batik Samida dan designer muda Nadhiva Hasilkan Karya Fashion Kekinian

“berdasarkan hasil komunikasi dengan BPN, mereka meminta kami mendata ulang. Kemudian BPN akan mencari dasar hukum yang jelas dalam peralihan pencatatan tanah,” papar Jaja.

Sementara itu, Lurah Sukapura, Muhaimin berharap keinginan warganya segera bisa terealisasi. Mengingat sejak lama keinginan itu tidak kunjung selesai.

“Ini yang kami harapkan, warga jemput bola. Apalagi sudah ada dasar aturan yang jelas mengenai tapal batas,” tuturnya. (Why)

 

 

bpncirebon sukapuracirebon tapalbatas tapalbatassukapura
Share. Facebook Twitter Telegram WhatsApp Copy Link
Previous ArticleTim Geber Ceper, Cegah Perceraian dan Dispensasi Perkawinan
Next Article Razia Pekat, Jaring 6 Pasangan Bukan Pasutri di Daerah Kedawung

Related Posts

Pemkot dan KONI Mulai Persiapan PORPROV XVJabar 2026

Friday, 30 January 2026 Utama

Tahun 2025, Daop 3 Cirebon Tutup 16 Palang Pintu Ilegal

Friday, 30 January 2026 Utama

Tengah Dikaji, BUMD Barjas Akan Berdiri di Kabupaten Cirebon

Friday, 30 January 2026 Serba Serbi
Media Cirebon
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
© 2026 PT Media Cirebon Kreatif.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.