Close Menu
  • Home
  • Utama
  • Pilkada 2024
  • Kriminal
  • Serba Serbi
  • Ekbis
  • Wakil Rakyat
  • Viral
  • Opini
  • Wisata & Kuliner
Facebook X (Twitter) Instagram
Media Cirebon
Facebook X (Twitter) Instagram
SUBSCRIBE
  • Home
  • Utama
  • Pilkada 2024
  • Kriminal
  • Serba Serbi
  • Ekbis
  • Wakil Rakyat
  • Viral
  • Opini
  • Wisata & Kuliner
Media Cirebon
Home » Empal Blotong, Makanan Khas Cirebon yang Hampir Punah
Utama

Empal Blotong, Makanan Khas Cirebon yang Hampir Punah

Friday, 24 February 2023
Facebook Twitter Telegram WhatsApp Copy Link
Pedagang Empal Blotong yang ada di daerah Jamblang, Kabupaten Cirebon. (Foto: Ist)
Share
Facebook Twitter Telegram WhatsApp Copy Link

Mediacirebon.id – Empal Gentong menjadi salah satu kuliner khas Cirebon yang cukup terkenal. Makanan berkuah kuning ini, terkenal dengan cara memasaknya menggunakan wadah penyimpanan air berukuran besar terbuat dari tanah liat atau masyarakat Cirebon menyebutnya gentong

Di Cirebon ternyata ada satu makanan yang mirip dengan Empal Gentong yaitu Empal Blotong. Blotong sendiri merupakan gentong yang berukuran kecil.

Pemerhati Kuliner Tradisional, Rieza Aditya Permana mengatakan, cita rasa Empal Gentong dengan Empal blotong cukup berbeda. Empal Blotong tidak terlalu banyak santan dan rasa gula aren lebih terasa.

Lihat Juga :  Wali Kota Beberkan Capaian Kinerja, Gubernur Jabar Puji Kemajuan Kota Cirebon

“Rasanya lebih ringan, tidak seperti Empal Gentong yang sangat banyak mengandung santan,” kata Rieza kepada wartawan, Jumat (24/2/2023).

Dari segi tampilan, kuah Empal Blotong kuning kecoklatan, sebab memakai gula merah. Isi Empal Blotong lebih dominan jeroan sapi.

“Kalau pelengkapnya sama saja, seperti kerupuk kulit kerbau, sambel cabe bubuk atau sambal cabe uleg,” jelasnya.

Saat ini, menurut Rieza, penjual Empal Blotong di Cirebon hanya ada satu. Yakni di di daerah Jamblang, tepatnya dekat dengan Jembatan.  “Sudah hampir punah, hanya tinggal satu di Cirebon,” ungkapnya.

Lihat Juga :  Harga Beras di Kota Cirebon Sulit Turun, Ini Sebabnya

Soal harga, satu porsinya dijual Rp 25 ribu sudah termasuk nasi atau lontong. (Why)

Share. Facebook Twitter Telegram WhatsApp Copy Link
Previous ArticleHUT ke-65, Perumda Tirta Giri Nata Wajib Tingkatkan Pelayanan
Next Article Satreskrim Polres “Ciko” Ringkus Pelaku Curanmor

Related Posts

Agar Bansos Tepat Sasaran, Rumah Warga Mampu Ditempel Stiker

Thursday, 8 January 2026 Utama

Saldo Uang Urunan Menteri PKP di BAZNAS Hanya Rp265 juta

Thursday, 8 January 2026 Utama

Longsor Mengancam Warga Bantaran Sungai Benda Cirebon

Wednesday, 7 January 2026 Utama
Media Cirebon
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
© 2026 PT Media Cirebon Kreatif.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.