Close Menu
  • Utama
  • Wakil Rakyat
  • Serba Serbi
  • Ekbis
  • Kriminal
  • Viral
  • Wisata & Kuliner
  • Opini
Facebook X (Twitter) Instagram
Media Cirebon
Facebook X (Twitter) Instagram
SUBSCRIBE
  • Utama
  • Wakil Rakyat
  • Serba Serbi
  • Ekbis
  • Kriminal
  • Viral
  • Wisata & Kuliner
  • Opini
Media Cirebon
Home » Warga Talun Cirebon Tutup Jalan, Protes Sampah Tak Diangkut Sejak Lebaran

Warga Talun Cirebon Tutup Jalan, Protes Sampah Tak Diangkut Sejak Lebaran

Sunday, 5 April 2026
Facebook Twitter Telegram WhatsApp Copy Link
Warga Talun Cirebon Tutup Jalan, Protes Sampah Tak Diangkut Sejak Lebaran
Share
Facebook Twitter Telegram WhatsApp Copy Link

Mediacirebon.id – Persoalan sampah di Desa Kecomberan, Kecamatan Talun, memicu aksi protes warga pada Minggu (5/4/2026). Mereka menutup Jalan Ir Soekarno Warung Asem sebagai bentuk desakan kepada pemerintah agar segera menangani penumpukan sampah yang kian mengkhawatirkan.

Tumpukan sampah yang sudah lama tidak terangkut, dinilai telah mengganggu kenyamanan serta kesehatan lingkungan sekitar, terutama bagi warga Perumahan Cirebon Lestari. Dari kondisi tersebut, telah menimbulkan bau tidak sedap dan juga dinilai berpotensi mengganggu kesehatan warga.

Yeyet Nurhayati, salah satu warga, menuturkan bahwa aksi ini merupakan bentuk kekecewaan masyarakat. Menurutnya, warga tidak akan melakukan protes jika pengelolaan sampah berjalan sebagaimana mestinya.

Lihat Juga :  Pemkab Cirebon Tekankan Keberlanjutan Program dalam Pelantikan Bupati Definitif

“Sampah sudah sangat menumpuk. Kalau pengangkutan rutin dilakukan, tentu kami tidak perlu sampai turun ke jalan seperti ini,” ujarnya.

Ia mengungkapkan, kondisi semakin tidak nyaman ketika hujan turun. Bau menyengat dari tumpukan sampah menyebar hingga ke kawasan perumahan dan semakin parah ketika terjadi banjir.

“Kalau hujan, baunya makin terasa sampai ke dalam perumahan. Sangat mengganggu,” katanya.

Yeyet juga menyebutkan bahwa persoalan ini telah terjadi sejak Lebaran dan belum ada penanganan serius hingga saat ini.

“Sudah sejak Lebaran tidak diangkut,” ungkapnya.

Lihat Juga :  RedBoX Barbershop Sambangi Kinderfield School Cirebon

Ia mengaku, telah berupaya berkomunikasi dengan pihak terkait. Namun, warga mendapat penjelasan bahwa sejumlah armada pengangkut sampah mengalami kerusakan dan belum ada pengadaan baru.

“Katanya armada banyak yang rusak dan belum ada tambahan dari pemerintah daerah,” jelasnya.

Warga pun mendesak pemerintah daerah untuk segera mengambil langkah konkret. Warga akan melanjutkan aksi penutupan jalan jika persoalan sampah tidak segera diselesaikan.

“Kami butuh tindakan cepat. Ini sudah sangat meresahkan,” tegas Yeyet.

Aksi ini menjadi sinyal kuat bagi pemerintah daerah untuk segera memperbaiki sistem pengelolaan sampah agar tidak semakin merugikan masyarakat. (Rni)

Share. Facebook Twitter Telegram WhatsApp Copy Link

Related Posts

Anggaran Penginapan DPRD Kab Cirebon Mencapai Rp4,31 Miliar

Wednesday, 15 April 2026 Utama

Tuntut Gaji Layak, PPPK Paruh Waktu Lapor ke DPRD Kota Cirebon

Wednesday, 15 April 2026 Utama
Terbaru
  • Anggaran Penginapan DPRD Kab Cirebon Mencapai Rp4,31 Miliar
  • Tuntut Gaji Layak, PPPK Paruh Waktu Lapor ke DPRD Kota Cirebon
  • Bupati Cirebon Ajak Duta Besar Bulgaria Kerja Sama Industri
  • Partai Garuda Siap Jadi Kontestan di Pemilu Kota Cirebon
  • Waspada Info Loker PT KAI, Ini Website Resminya
  • 3 Direksi BPR Bank Cirebon Jadi Tersangka Dugaan Korupsi, Negara Rugi Rp17 Miliar
Media Cirebon
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
© 2026 PT Media Cirebon Kreatif.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.