Mediacirebon.id – Meningkatnya aktivitas masyarakat selama Bulan Ramadan, menyebabkan timbunan sampah setinggi 15 meter di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Kopiluhur, Kota Cirebon.
Hari biasa volume sampah yang masuk ke TPA Kopiluhur sekitar 200 ton per hari. Namun selama Bulan Ramadan mengalami kenaikan yang cukup signifikan.
“Kalau biasanya satu titik hanya satu rit truk, sekarang bisa sampai tiga rit,” kata Kepala UPT TPA Kopiluhur Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Cirebon, Entis Sutisna, Rabu (11/3/2026)
Untuk mengatasi hal tersebut, pengelola TPA Kopiluhur kini menyiapkan jalur pembuangan baru di area yang lebih rendah agar proses pembuangan sampah tetap berjalan lancar.
“Di bagian depan sudah tidak memungkinkan untuk pembuangan, sehingga kami membuka akses ke area bawah. Saat ini masih dalam tahap uji coba karena cuaca sedang cerah,” jelasnya.
Upaya lainnya TPA Kopiluhur menggunakan sistem terasering sempadan. Cara ini untuk mencegah pencemaran lingkungan dan longsor akibat hujan.
“Dengan cara menumpuk sampah secara terasering setinggi 15 meter atau lebih, kemudian menimbunnya dengan tanah,” ujarnya.
Bukan hanya itu pihaknya meminta ada perhatian dari pemerintah terutama akses jalan menuju TPA Kopiluhur. Agar lalu lalang truk sampah berjalan lancar.
“Kalau jalannya di cor truk tidak kesulitan masuk. Selama ini truk terkendala jalan masuk dengan kontur tanah yang labil,: paparnya. (Why)
