Mediacirebon.id – HUT ke-68 Perumda Air Minum Tirta Giri Nata (PAM TGN) Kota Cirebon menjadi ajang perpisahan direktur utama Sopyan Satari. Walikota Cirebon sebagai kuasa pemegang modal (KPM) tidak memperpanjang jabatan pria yang akrab disapa Opang ini.
Untuk menggantikan Opang sebagai direktur, Pemkot Cirebon akan mengangkat pelaksana tugas (Plt). Siapa yang menjadi Plt dan berapa lama Plt bertugas hanya Walikota Cirebon yang mengetahui.
Penjabat Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Cirebon Sumanto mengatakan, masa kerja Opang berakhir pada 26 Februari 2026. Dia sendiri belum mengetahui siapa orang yang jadi plt direktur karena hal itu kewenangan KPM.
“Yang pasti tanggal mulai tugasnya terhitung sejak 26 Februari. Saya sendiri belum diberitahu walikota,” kata Sumanto kepada wartawan, Kamis (26/2/2026)
Masih kata Sumanto, direktur wajib membuat laporan kinerja selama 3 bulan kepada KPM. Nantinya akan ada evaluasi dan KPM untuk memutuskan nasib perusahaan milik pemerintah Kota Cirebon ini.
“Keputusannya ada di KPM namun yang pasti laporan selama 3 bulan menjadi penentu nasib direktur,” ungkapnya.
Opang menjabat sebagai direktur utama di PAM TGN selama 13 tahun atau terlama di perusahaan milik Pemkot ini. Berdasarkan catatan redaksi, lertama diangkat direkrur utama pada 1 Maret 2013 dilantik oleh Walikota Subardi untuk periode 2013-2017.
Kemudian pada 28 Februari 2017. Openg kembali diangkat menjadi dirut PAM TGN oleh Walikota Nashrudin Azis untuk periode 2017-2021 dan ketiga Opang dilantik kembali sebagai direktur PAM TGN untuk periode 2021-2026. (Why)
