Close Menu
  • Utama
  • Wakil Rakyat
  • Serba Serbi
  • Ekbis
  • Kriminal
  • Viral
  • Wisata & Kuliner
  • Opini
Facebook X (Twitter) Instagram
Media Cirebon
Facebook X (Twitter) Instagram
SUBSCRIBE
  • Utama
  • Wakil Rakyat
  • Serba Serbi
  • Ekbis
  • Kriminal
  • Viral
  • Wisata & Kuliner
  • Opini
Media Cirebon
Home » Lagi PKL Plered Ditertibkan, Kali Ini Wabup Cirebon Turun Langsung

Lagi PKL Plered Ditertibkan, Kali Ini Wabup Cirebon Turun Langsung

Monday, 7 July 2025
Facebook Twitter Telegram WhatsApp Copy Link
Wabup Cirebon turun tangan menertibkan PKL di Jalan Syekh Datul Kafi
Share
Facebook Twitter Telegram WhatsApp Copy Link

Mediacirebon.id– Forkopimda kembali menertibkan pedagang kaki lima (PK) di jalan Syekh Dzatul Kahfi, Kecamatan Plered, Kabupaten Cirebon Senin, (7/7/2025).  Penertiban PKL kembali mendapat penolakan dari para pedagang. 

Penertiban ini bertujuan menata jalan tersebut agar lebih tertib dan nyaman bagi pejalan kaki. Terlebih jalan ini merupakan akses menuju kawasan wisata batik Trusmi.

Saat penertiban, sejumlah pedagang protes, salah satunya Kholifa. Ia mengaku salah berjualan di badan jalan, namun sampai dengan saat ini tidak ada upaya pemerintah merelokasi pedagang.

Lihat Juga :  Layanan BPN Kota Cirebon Bisa Menggunakan QRIS

“Jangan main gusur aja kalau nggak ada solusinya. Kita juga punya kebutuhan untuk keluarga,” tegas Kholifa.

Pedagang ingin penetiban dibarengi dengan solusi dari pemerintah. Agar keinginan pemerintah bisa tercapai dan nasib para pedagang bisa diperhatikan. Mengingat, banyak yang bergantung hidupnya di lokas tersebut.

Menanggapi hal tersebut, Wakil Bupati Cirebon, Agus Kurniawan Budiman, menyampaikan bahwa pemerintah akan mendata jumlah PKL yang terdampak penertiban untuk dicarikan solusi berkelanjutan.

“Kami akan memberikan solusi bagi PKL yang terkena penertiban,” ujarnya.

Lihat Juga :  HDCI Cirebon Tebar 1.300 Paket Sembako di Ramadan 1447 H

Pemkab Cirebon berharap, penataan kawasan Plered dan Trusmi ini dapat meningkatkan kenyamanan pengunjung, memperlancar lalu lintas, serta tetap menjaga penghasilan para pedagang melalui relokasi ke tempat yang lebih tertib dan strategis. 

“Kami ingin memberikan kenyaman. Tapi targetnya menjadi Malioboro-nya Cirebon ke depan,” tegasnya.

Share. Facebook Twitter Telegram WhatsApp Copy Link

Related Posts

Kabur ke Lampung, DPO Korupsi Bansos PKH Desa Mundu Berhasil Dirungkus

Wednesday, 22 April 2026 Utama

Ruas Jalan Kartini Kota Cirebon Akan Diaspal, Anggaran Rp4 Miliar

Tuesday, 21 April 2026 Utama
Terbaru
  • Kabur ke Lampung, DPO Korupsi Bansos PKH Desa Mundu Berhasil Dirungkus
  • Ruas Jalan Kartini Kota Cirebon Akan Diaspal, Anggaran Rp4 Miliar
  • Program Makan Bergizi Gratis Diharapkan Tingkatkan Kualitas SDM
  • Rawan Kecelakaan, Palang Pintu KA Ilegal di Cirebon dan Subang Ditutup
  • Kota Cirebon Usulkan 34 Sekolah Direvitalisasi Pemerintah Pusat
  • Program MBG Jadi Pondasi Wujudkan Generasi Emas 2026
Media Cirebon
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
© 2026 PT Media Cirebon Kreatif.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.