Close Menu
  • Utama
  • Wakil Rakyat
  • Serba Serbi
  • Ekbis
  • Kriminal
  • Viral
  • Wisata & Kuliner
  • Opini
Facebook X (Twitter) Instagram
Media Cirebon
Facebook X (Twitter) Instagram
SUBSCRIBE
  • Utama
  • Wakil Rakyat
  • Serba Serbi
  • Ekbis
  • Kriminal
  • Viral
  • Wisata & Kuliner
  • Opini
Media Cirebon
Home » Pemkot Tawarkan Alih Profesi ke Penambangan Eks Galian C

Pemkot Tawarkan Alih Profesi ke Penambangan Eks Galian C

Tuesday, 24 June 2025
Facebook Twitter Telegram WhatsApp Copy Link
Wali Kota Tinjau Lokasi Longsor di Tambang Galian C Argasunya pada pekan lalu
Share
Facebook Twitter Telegram WhatsApp Copy Link

Mediacirebon.id -Meski pekerja tambang galian C Argasunya memaksa untuk dibuka, namun Walikota Cirebon Effendi Edo tetap pada pendiriannya untuk menutup tambang ini.

Pasalnya, tambang galian C Argasunya sudah banyak merenggut korban jiwa. Terakhir dua penggali tambang tertibun material akibat longsor di tempat tersebut.

“Kami khawatir dengan nyawa penggali tambang. Kerja harus bertaruh nyawa, ini yang menjadi pertimbangan kami,” kata Walikota Cirebon kepada wartawan, Selasa (24/6/2025)

Pemerintah Kota (Pemkot) Cirebon menawarkan solusi untuk para pekerja tambang galian C Argasunya, untuk menjadi pemilah sampah di TPA Kopiluhur.

Lihat Juga :  Satnarkoba Polresta Cirebon Bongkar 137 Kasus Sepanjang 2024

Mereka akan digaji oleh Pemkot Cirebon dari hasil menjual sampah layak jual. Bukan hanya itu, keuntungan yang diperoleh juga akan diserahkan untuk pemilah sampah.

“Ini baru tawaran, tapi nanti lihat kondisi di lapangan seperti apa. Yang pasti kami tidak ingin ada aktivitas penambangan lagi,” tegas Edo.

Sebelum mengambil upaya ini, pemkot akan mendata jumlah penambang yang masih melakukan aktivitas.  Dari jumlah tersebut, Pemkot Cirebon akan mengintervesi dengan berbagai program.

“Kalau jumlahnya sudah jelas baru kami akan salurkan mereka untuk menjadi pemilah sampah atau profesi lainnya yang menguntungkan,” ujarnya

Lihat Juga :  Ini Tujuan Pemkot Gelar Memayu di HUT ke 653 Cirebon

Menurut laporan intansi terkait bahwa, penambang galian C di Argasunya sudah beralih ke profesi lain. Jika pun ada jumlahnya hanya sedikit. “Hanya beberapa, tidak banyak sampai ratusan orang,” tambahnya.

Terkait unjuk rasa penggali tambang, Edo menduga ada pihak lain yang ingin memanfaatkan momentum ini untuk kepentingan pribadi. Karena berdasarkan fakta, hanya ada sedikit yang masih melakukan penambangan.

“Waktu longsor hanya 4 orang yang masih menambang. Kalau ada 500 orang itu mungkin dari luar wilayah Argasunya. Ini yang kami tengah telusuri.,” ujarnya. (Why)

Share. Facebook Twitter Telegram WhatsApp Copy Link

Related Posts

Anggaran Penginapan DPRD Kab Cirebon Mencapai Rp4,31 Miliar

Wednesday, 15 April 2026 Utama

Tuntut Gaji Layak, PPPK Paruh Waktu Lapor ke DPRD Kota Cirebon

Wednesday, 15 April 2026 Utama
Terbaru
  • Anggaran Penginapan DPRD Kab Cirebon Mencapai Rp4,31 Miliar
  • Tuntut Gaji Layak, PPPK Paruh Waktu Lapor ke DPRD Kota Cirebon
  • Bupati Cirebon Ajak Duta Besar Bulgaria Kerja Sama Industri
  • Partai Garuda Siap Jadi Kontestan di Pemilu Kota Cirebon
  • Waspada Info Loker PT KAI, Ini Website Resminya
  • 3 Direksi BPR Bank Cirebon Jadi Tersangka Dugaan Korupsi, Negara Rugi Rp17 Miliar
Media Cirebon
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
© 2026 PT Media Cirebon Kreatif.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.