Close Menu
  • Home
  • Utama
  • Pilkada 2024
  • Kriminal
  • Serba Serbi
  • Ekbis
  • Wakil Rakyat
  • Viral
  • Opini
  • Wisata & Kuliner
Facebook X (Twitter) Instagram
Media Cirebon
Facebook X (Twitter) Instagram
SUBSCRIBE
  • Home
  • Utama
  • Pilkada 2024
  • Kriminal
  • Serba Serbi
  • Ekbis
  • Wakil Rakyat
  • Viral
  • Opini
  • Wisata & Kuliner
Media Cirebon
Home » Bau Menyengat Ganggu Warga, BPBD Cek Lokasi Semburan Lumpur di Desa Cipanas
Utama

Bau Menyengat Ganggu Warga, BPBD Cek Lokasi Semburan Lumpur di Desa Cipanas

Tuesday, 1 June 2021
Facebook Twitter Telegram WhatsApp Copy Link
BPBD bersama aparat Desa Cipanas, Kecamatan Dukupuntang, Kabupaten Cirebon tinjau lokasi semburan lumpur
Share
Facebook Twitter Telegram WhatsApp Copy Link

DUKUPUNTANG – Kemunculan semburan lumpur di Desa Cipanas, Kecamatan Dukupuntang, Kabupaten Cirebon diresahkan warga setempat. Aktivitas semburan lumpur itu menimbulkan bau menyengat belerang.

Petugas BPBD pun meninjau lokasi untuk memastikan pencemaran udara dari aktivitas semburan lumpur itu membahayakan warga atau tidak.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Cirebon, Alex Suheriawan mengatakan, warga mengeluh dengan bau belerang yang ditimbulkan dari semburan lumpur. Lokasi lumpur berjarak 400 meter dari pemukiman penduduk.

Dari penuturan warga, saat pagi hari bau belerang lebih kuat ketimbang pada siang hari.

Lihat Juga :  Sinergi Lintas Sektor, DPRD Dukung Mukota Cirebon KADIN

“Kedatangan kami atas dasar laporan dari warga yang terganggu dengan bau semburan lumpur,” ungkap dia saat meninjau lokasi semburan lumpur, Selasa (1/6).

Alex meminta kepada masyarakat di sekitar semburan lumpur untuk menjauh sementara waktu. Di samping itu, petugas juga memasang garis pembatas radius 100 meter agar warga tidak mendekati lokasi.

“Sementara sebagai antisipasi kami pasang garis pembatas dulu,” katanya

Langkah selanjutnya, BPBD pun akan berkoordinasi dengan BMKG dan instansi terkait untuk meneliti penyebab munculnya semburan lumpur disertai bau menyengat. Petugas sudah meminimalisir dampak dari semburan lumpur itu dan berharap bau menyengat tidak meluas.

Lihat Juga :  Peran Besar Pelaku UMKM dalam Mendorong Kelancaran Program MBG

“Secepatnya kami koordinasi dengan instansi yang paham dengan semburan lumpur,” tutur dia.

Alex menambahkan, sejauh ini Warga enggan melapor adanya aktivitas semburan lumpur. Sebab, warga tidak merasakan berdampak yang serius. Terlebih, keberadaannya sudah ada sejak dulu.

“Baru ini warga melapor. Hanya bau saja yang menganggu, kalau dampaknya tidak siginfikan apalagi sudah ada dari puluhan tahun lalu,” tuturnya. [MC-02] 

Share. Facebook Twitter Telegram WhatsApp Copy Link
Previous ArticleLions Club Cirebon Cakrabuana Siap Mengabdi
Next Article Semburan Lumpur di Desa Cipanas Ada Sejak Dulu, Diduga Akibat Penambangan Kalsit

Related Posts

Anggaran Wisuda Lansia Salimah Kota Cirebon, Dari Sedekah Minyak Jelantah

Saturday, 31 January 2026 Utama

Pemkot dan KONI Mulai Persiapan PORPROV XVJabar 2026

Friday, 30 January 2026 Utama

Tahun 2025, Daop 3 Cirebon Tutup 16 Palang Pintu Ilegal

Friday, 30 January 2026 Utama
Media Cirebon
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
© 2026 PT Media Cirebon Kreatif.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.