Close Menu
  • Home
  • Utama
  • Pilkada 2024
  • Kriminal
  • Serba Serbi
  • Ekbis
  • Wakil Rakyat
  • Viral
  • Opini
  • Wisata & Kuliner
Facebook X (Twitter) Instagram
Media Cirebon
Facebook X (Twitter) Instagram
SUBSCRIBE
  • Home
  • Utama
  • Pilkada 2024
  • Kriminal
  • Serba Serbi
  • Ekbis
  • Wakil Rakyat
  • Viral
  • Opini
  • Wisata & Kuliner
Media Cirebon
Home ยป Terkendala Jenis Usaha, KMP di Kota Cirebon Belum Beroperasi
Utama

Terkendala Jenis Usaha, KMP di Kota Cirebon Belum Beroperasi

Monday, 4 August 2025
Facebook Twitter Telegram WhatsApp Copy Link
Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil, Menengah, Perdagangan dan Perindustrian (DKUKMPP) Kota Cirebon Iing Daiman
Share
Facebook Twitter Telegram WhatsApp Copy Link

Mediacirebon.id – Sejak diresmikan 21 Juli 2025 lalu, Koperasi Merah Putih (KMP) di Kota Cirebon belum beroperasi. KMP di Kota Cirebon terkendala jenis usaha yang akan dijalankan. Sementara setiap daerah memiliki potensi yang beragam.

Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil, Menengah, Perdagangan dan Perindustrian (DKUKMPP) Kota Cirebon Iing Daiman mengatakan, pengurus KMP masih bingung memilih jenis usaha. Pemkot sendiri menyarankan KMP menggali potensi usaha yang berkaitan dengan mengelola persampahan.

“Salah satu yang kami sarankan usaha pengelolaan sampah, karena potensinya cukup menjanjikan,” ujar Iing kepada wartawan, Senin (4/7/2025)

Masih kata Iing, di sejumlah kelurahan sudah memiliki.bank sampah. Hasil yang diperoleh mampu meningkatkan ekonomi masyarakat dan mengurangi volume sampah. Jika dikembangkan melalui KMP, dia yakin dampaknya lebih optimal.

Lihat Juga :  Wacana Provinsi Cirebon Raya? Ini Kata Walikota Cirebon

“Usaha pengelolaan sampah ini banyak mendapatkan dukungan dari pemerintah pusat. Tinggal bersinergi dengan pengelola bank sampah agar bisa berjalan dengan baik,” jelas Iing.

Dia mengakui, setiap wilayah memiliki potensi usaha yang berbeda-beda. Terlebih jenis usaha menjadi modal utama bank Himbara mengucurkan anggaran untuk KMP. Jika tidak sesuai, anggaran yang diberikan tidak maksimal..

“Unit usaha tidak selalu simpan pinjam, namun bisa ke usaha lain dengan harapan memberikan dampak bagi masyarakat,” jelasnya.

Lihat Juga :  Ojol Unras di Depan Balai Kota Cirebon, Ini Tuntutannya

Bank Himbara lanjut Iing, akan mengglontorkan anggaran setelah hasil audit. Maksimal anggaran yang diglontorkan Rp 3 miliar, Itupun menyesuaikan potensi usaha KMP. Jika hasil audit tidak memenuhi maka anggaran tidak akan turun.

“Oleh sebab itu kami akan memberikan pelatihan kepada pengurus KMP bisa menggali potensi usaha di setiap wilayah,” tuturnya.

Iing mengungkapkan bahwa tidak ada target dari pusat KMP bisa beroperasi. Namun pihaknya akan terus melakukan pendampingan kepada pengurus agar bisa segera menjalankan program pemerintah ini.

“Target memang tidak ada tapi secepatnya bisa segera beroperasi setelah diresmikan,” ujarnya. (Why)

Share. Facebook Twitter Telegram WhatsApp Copy Link
Previous ArticlePegawai PDAM Kota Cirebon Diduga Korupsi Rp 3,8 Miliar
Next Article KAI Daop 3 Cirebon Mohon Maaf dan Terima Kasih atas Kesabaran Pelanggan

Related Posts

Pemkot dan KONI Mulai Persiapan PORPROV XVJabar 2026

Friday, 30 January 2026 Utama

Tahun 2025, Daop 3 Cirebon Tutup 16 Palang Pintu Ilegal

Friday, 30 January 2026 Utama

Tengah Dikaji, BUMD Barjas Akan Berdiri di Kabupaten Cirebon

Friday, 30 January 2026 Serba Serbi
Media Cirebon
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
© 2026 PT Media Cirebon Kreatif.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.