Close Menu
  • Utama
  • Wakil Rakyat
  • Serba Serbi
  • Ekbis
  • Kriminal
  • Viral
  • Wisata & Kuliner
  • Opini
Facebook X (Twitter) Instagram
Media Cirebon
Facebook X (Twitter) Instagram
SUBSCRIBE
  • Utama
  • Wakil Rakyat
  • Serba Serbi
  • Ekbis
  • Kriminal
  • Viral
  • Wisata & Kuliner
  • Opini
Media Cirebon
Home » Siswa SMP di Kota Cirebon Diduga Jadi Korban Perundungan

Siswa SMP di Kota Cirebon Diduga Jadi Korban Perundungan

Saturday, 28 February 2026
Facebook Twitter Telegram WhatsApp Copy Link
Kuasa hukum korban, Hetta Mahendarti Latumeten
Share
Facebook Twitter Telegram WhatsApp Copy Link

Mediacirebon.id – Dunia pendidikan di Kota Cirebon kembali digegerkan aksi diduga perundungan yang dilakukan sejumlah siswa SMP. Bahkan aksi perundungan tersebar di grup WhatAps sekolah korban.

Dalam rekaman yang beredar, terlihat seorang pelajar mendapatkan intimidasi berupa kekerasan fisik dari sejumlah siswa. Perundungan juga diduga melibatkan alumni sekolah korban.

Berdasarkan keterangan dari tenaga pendidik di sekolah korban Euis menyampaikan, hasil keterangan dari para siswa bahwa korban kerap menyimpan tangkapan layar foto beberapa siswi dari akun media sosial mereka untuk koleksi pribadi.

“Tindakan tersebut memicu ketidaknyamanan di kalangan siswi yang fotonya diambil,” jelasnya.

Lihat Juga :  Lantaran Sakit Hati, RS Bacok 4 Pegawai Koperasi di Arjawinangun

Merasa tidak terima, sejumlah siswi kemudian meminta bantuan teman-temannya untuk memberikan pelajaran kepada korban. Namun kekerasan fisik yang dilakukan para siswa tidak dibenarkan.

“Kami sudah sampaikan bahwa perbuatan yang dilakukan termasuk perundungan dan bisa diproses secara hukum,” ungkapnya.

Sementara itu, Kuasa hukum korban, Hetta Mahendarti Latumeten sudah melaporkan dugaan perundungan ini ke Polres Cirebon Kota. Pihak kepolisian sudah memanggil enam siswa yang terlibat dalam perundungan tersebut.

“kami langsung mendatangi Satreskrim Polres Cirebon Kota untuk membuat laporan resmi. Alhamdulillah, polisi bergerak cepat dengan memanggil sekitar enam siswa terduga pelaku untuk pemeriksaan lebih lanjut,” ujar Hetta, Sabtu (28/2/2026).

Lihat Juga :  Razia Pekat Satpol PP Jelang Tahun Baru,Jaring 19 Pasang Remaja Bukan Pasutri

Hetta menjelaskan, peristiwa perundungan terjadi pada Selasa malam (24/2/2026) di tiga lokasi berbeda. Masing-masing lokasi dilakukan oleh pelaku yang berbeda. Mirisnya para pelaku merekam perbuatan jahat tersebut.

Hetta juga membantah keras pernyataan pihak sekolah yang menyebut korban memiliki kelainan seksual.

“Klien kami tidak memiliki kelainan seksual seperti yang disebutkan. Anak seusianya wajar mengalami pubertas, itu normal,” tegasnya. (Why)

Share. Facebook Twitter Telegram WhatsApp Copy Link

Related Posts

Curi Motor di Hari Raya Idulfitri, Pelaku Bonyok Dihakimi Warga Waruduwur Cirebon

Saturday, 21 March 2026 Kriminal

Bulan Ramadan, Polisi Grebek Judi Dadu di Pekalipan Kota Cirebon

Saturday, 28 February 2026 Kriminal
Terbaru
  • Bongkar Rel KA Zaman Belanda Bikin Gaduh, Walikota Minta Maaf
  • Ingin Mediasi, Kuasa Hukum HSG Bantah Selingkuh
  • Selly: Terima Kasih Polri, Buronan Kasus Korupsi Bansos Berhasil Ditangkap
  • Diduga Selingkuh, Kades Kedungjaya Laporkan Anggota DPRD Kota Cirebon ke Polisi
  • Kabur ke Lampung, DPO Korupsi Bansos PKH Desa Mundu Berhasil Dirungkus
  • Ruas Jalan Kartini Kota Cirebon Akan Diaspal, Anggaran Rp4 Miliar
Media Cirebon
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
© 2026 PT Media Cirebon Kreatif.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.