Close Menu
  • Home
  • Utama
  • Pilkada 2024
  • Kriminal
  • Serba Serbi
  • Ekbis
  • Wakil Rakyat
  • Viral
  • Opini
  • Wisata & Kuliner
Facebook X (Twitter) Instagram
Media Cirebon
Facebook X (Twitter) Instagram
SUBSCRIBE
  • Home
  • Utama
  • Pilkada 2024
  • Kriminal
  • Serba Serbi
  • Ekbis
  • Wakil Rakyat
  • Viral
  • Opini
  • Wisata & Kuliner
Media Cirebon
Home » SILPA APBD 2025 Rp6 Miliar Dialokasikan untuk TPA Kopiluhiur
Utama

SILPA APBD 2025 Rp6 Miliar Dialokasikan untuk TPA Kopiluhiur

Monday, 12 January 2026
Facebook Twitter Telegram WhatsApp Copy Link
Pemulung tengah memungut sampah di sekitar kawasan TPA Kopiluhur, Kota Cirebon. (Ist)
Share
Facebook Twitter Telegram WhatsApp Copy Link

Mediacirebon.id – SiLPA (Sisa Lebih Perhitungan Anggaran) Pemerintah Kota Cirebon sebesar Rp6 miliar dari APBD 2025 akan dialokasikan untuk penataan TPA Kopiluhur. Pasalnya Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan memberikan warning untuk segera manata TPA tersebit. 

Demikian dikatakan Walikota Cirebon Effendi Edo saat pertemuan seluruh walikota dan bupati se-Jawa Barat bersama Gubernur Jabar Dedi Mulyadi di ruang pertrmuan gedung Pakuan, Bandung.

“Kami sudah diperingatkan kementerian untuk menata TPA Kopiluhur. Jadi SiLPA saya alokasikan ke situ (TPA Kopiluhur),” katanya.

Lihat Juga :  Rotasi 16 Pejabat Eselon II Bupati Imron: Untuk Penyegaran dan Penataan Ulang

Seperti diketahui, Menteri LHK Hanif Faisol Nurofiq saat berkunjung ke TPA Kopiluhur beberapa bulan lalu menyoroti metode open dumping yang tidak ramah lingkungan.

Menteri meminta Pemkot Cirebon segera merubah sistem pengolaan dari open dumping menjadi controlled landfill atau sanitary landfill. Jika tidak kementerian LHK akan menjatuhkan sanksi.

Sanitary landfill adalah metode pembuangan sampah dengan mengisolasi sampah dari lingkungan sekitar sehingga minim pencemaran air tanah, udara, dan tanah.

Terpisah Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) dr Yuni Darti menyampaikan bahwa, anggaran yang diberikan untuk pembangunan area landfill dan sarana pengolahan air lindi (leachete treatment plant).

Lihat Juga :  Jelang Libur Nataru, Pemeriksaan Sertifikat Vaksin Akan Ditingkatkan

“Kami ingin keberadaan TPA Kopiluhur tidak lagi menganggu pemukiman warga setempat,” ujarnya.

Saat ini DLH tengah berkoordinasi untuk membuat kajian dan Detail Engineering Design (DED). Setelah semua tahapan rampung proses pembangunan mulai dikerjakan.

“Proses semuanya akan kami tempuh. Kami tengah ajukan kajian sembari DED berjalan. Target semuanya bisa selesai,” jelasnya. (Why)

 

Share. Facebook Twitter Telegram WhatsApp Copy Link
Previous ArticlePenyertaan Modal Perumda BPR Bank Cirebon Rp24 Miliar Tunggu Kebijakan LPS
Next Article Giliran Gaji PPPK di Lingkungan Pemkot Cirebon Telat, Ini Alasannya

Related Posts

Pemkot dan KONI Mulai Persiapan PORPROV XVJabar 2026

Friday, 30 January 2026 Utama

Tahun 2025, Daop 3 Cirebon Tutup 16 Palang Pintu Ilegal

Friday, 30 January 2026 Utama

Tengah Dikaji, BUMD Barjas Akan Berdiri di Kabupaten Cirebon

Friday, 30 January 2026 Serba Serbi
Media Cirebon
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
© 2026 PT Media Cirebon Kreatif.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.