Close Menu
  • Utama
  • Wakil Rakyat
  • Serba Serbi
  • Ekbis
  • Kriminal
  • Viral
  • Wisata & Kuliner
  • Opini
Facebook X (Twitter) Instagram
Media Cirebon
Facebook X (Twitter) Instagram
SUBSCRIBE
  • Utama
  • Wakil Rakyat
  • Serba Serbi
  • Ekbis
  • Kriminal
  • Viral
  • Wisata & Kuliner
  • Opini
Media Cirebon
Home » Sidak ke Pasar Tradisional, Hero Kaget Harga Minyak di Atas HET

Sidak ke Pasar Tradisional, Hero Kaget Harga Minyak di Atas HET

Friday, 11 February 2022
Facebook Twitter Telegram WhatsApp Copy Link
Anggota DPR RI Herman Khaeron bersama ketua Wakil Ketua DPRD Kota Cirebon sidak ke Pasar Pagi. (Foto/Redaksi)
Share
Facebook Twitter Telegram WhatsApp Copy Link

Mediacirebon.id – Anggota DPR RI Herman Khaeron sidak di Pasar Pagi, Kota Cirebon, Jumat (11/2/2022). Dia ingin mengetahui harga minyak goreng di pasar tradisional pasca pemerintah menetapkan Harga Eceran Tertinggi (HET).

Salah satu pedagang, Rokayah mengatakan, harga minyak goreng curah sebesar Rp 20 ribu perliter sedangkan harga minyak goreng kemasan Rp 19 ribu perliter. Ia tidak bisa menurunkan harga, karena di supplier belum turun.

“Kalau harga minyak goreng ikut kebijakan pemerintah kami rugi,” keluhnya kepada Anggota DPR RI Herman Khaeron.

Imbas  harga minyak goreng mahal, penjualan minyak goreng di pasar tradisional lesu. Masyarakat banyak membeli minyak goreng murah di supermarket dan minimarket.

Lihat Juga :  Temuan BPK Hutang RSD Gunung Jati Capai Rp30 Miliar

“Penjualan sejak beberapa pekan ini sepi, tidak seperti biasanya,” kata dia.

Sementara itu Anggota DPR RI Herman Khaeron menyampaikan bahwa pihaknya tengah mengupayakan harga minyak goreng kembali stabil. Bahkan Komisi VI DPR RI berkali-kali rapat bersama Kementerian Perdagangan (Kemendag).

“Faktanya komoditi minyak goreng langka dan mahal. Ini yang kami upayakan agar bisa kembali stabil,” ujar dia.

Kang Hero panggilan akrabnya menjelaskan, harga minyak goreng dipengaruhi naiknya harga bahan baku minyak dunia, sehingga memicu kenaikan di dalam negeri.

Dia mengungkapkan, pemerintah harus memiliki diskresi, terlebih Indonesia tercatat sebagai produsen CPO (bahan baku minyak goreng. Red) terbesar di dunia.

Lihat Juga :  Beasiswa Sekolah Kedinasan Khusus Warga Kota Cirebon

“Mestinya, untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri bisa terpenuhi, hanya sisihkan sedikit lah. Perkebunan kelapa sawit ditanam di lahan HGU, tanah negara, di situasi tertentu pemerintah harus memiliki afirmatif action,” lanjut Hero.

“Selama pengusaha swasta dalam negeri memiliki pemikiran dan konsep yang sama, kita optimis memberikan harga yang terjangkau. Karena BUMN kita hanya bisa memberikan 5 persen, sisanya mereka (swasta. Red),” jelas Hero.

Melihat kondisi hasil peninjauan di beberapa pasar tersebut, dia langsung berkoordinasi dengan Menteri Perdagangan dan Dirjen Perdagangan Dalam Negeri untuk operasi pasar agar kebutuhan minyak goreng, khususnya di Cirebon dan Indramayu bisa terpenuhi. (Why)

Share. Facebook Twitter Telegram WhatsApp Copy Link

Related Posts

3 Direksi BPR Bank Cirebon Jadi Tersangka Dugaan Korupsi, Negara Rugi Rp17 Miliar

Monday, 13 April 2026 Utama

Polisi Gandeng Kak Jums, Ajarkan Anak Lawan Kejahatan

Monday, 13 April 2026 Utama
Terbaru
  • 3 Direksi BPR Bank Cirebon Jadi Tersangka Dugaan Korupsi, Negara Rugi Rp17 Miliar
  • Polisi Gandeng Kak Jums, Ajarkan Anak Lawan Kejahatan
  • Terkendala Lahan, Baru 4 KMP Berdiri di Kota Cirebon
  • Meski Berpolemik, DPC PPP Kota Cirebon Kubu Uu Tetap Gelar Muscab
  • Peringatan HPSN , Wabup Cirebon Ajak Masyarakat Peduli dan Kurangi Sampah
  • Pelaku Terduga Penculik Anak di Kesunean Berhasil Ditangkap
Media Cirebon
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
© 2026 PT Media Cirebon Kreatif.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.