Mediacirebon.id – Pasangan Walikota dan Wakil Walikota Cirebon Effendi Edo-Siti Farida genap setahun memimpin Kota Cirebon, Jumat (20/2/2026). Visi pasangan kepala daerah yang diusung Partai Golkar, Demokrat, PPP dan PKB ini SETARA (Sejahtera, Tertata, Aspiratif, Religius, Aman) Berkelanjutan.
Meski baru setahun Effendi Edo-Siti Farida memberikan harapan nyata kepada warga Kota Cirebon. Dari awalnya tidak diunggulkan, kini menjadi pasangan yang memberikan banyak perubahan di Kota Cirebon.
Di sektor pembangunan, Effendi Edo-Siti Farida berhasil menata ulang kawasan Jalan Kartini, betonisasi di Jalan Ciremai Raya dan peningkatan jalan di sejumlah ruas jalan protokol di Kota Cirebon. Trobosan lain Pemkot Cirebon berhasil merevitalisasi pedagang di sepanjang Sungai Sukalila.
“Berkat kerja keras seluruh perangkat daerah dan sinergi dengan instansi terkait serta didukung warga Kota Cirebon semuanya bisa dikerjakan dan berjalan dengan lancar,” kata Efendi Edo kepada wartawan.
Selain itu, Pemkot Cirebon sudah menormalisasi sungai dan penguatan sistem drainase untuk meminimalisir risiko banjir rob dan genangan saat musim hujan. Meski belum maksimal, normalisasi sungai mampu menahan air dari hulu dan mempercepat air surut di ruas jalan yang banjir.
“Kami tetap berusaha maksimal tapi pasti ada kekurangan dan itu menjadi bahan dievaluasi bersama seluruh perangkat daerah demi kebaikan warga Kota Cirebon,” katanya.
Sementara itu Wakil Wali Kota Cirebon, Siti Farida fokus dalam memastikan kelompok rentan, perempuan, dan anak-anak mendapatkan perhatian penuh.
“Melalui kerja kolaboratif, kita bersyukur prevalensi stunting terus mengalami penurunan signifikan dan akses ekonomi bagi pelaku UMKM semakin terbuka lebar melalui berbagai ajang pemberdayaan,” tuturnya.
Sebagai kota yang menjunjung nilai religiusitas, pemerintah juga memberikan apresiasi bagi para penjaga moral bangsa melalui pemberian insentif bagi guru ngaji dan imam masjid.
“Program ini diharapkan mampu memperkuat karakter generasi muda Cirebon di tengah tantangan zaman digital,” ujarnya.
Menutup tahun pertama, Pemkot Cirebon menyadari masih adanya tantangan besar, terutama terkait manajemen pengelolaan sampah dan kerentanan infrastruktur akibat cuaca. Pemerintah telah menyusun peta jalan akselerasi penuntasan sampah 2025-2026 yang mengedepankan pembangunan TPS 3R di tingkat wilayah.
“Dengan semangat “Kerja Bersama”, Pemerintah Kota Cirebon mengajak seluruh lapisan masyarakat dan pemangku kepentingan untuk terus bersinergi dalam mewujudkan Kota Cirebon Setara berkelanjutan,” tutup Edo-Fairda. (Why)
